Ternyata Masih Ada 1.922 CJH Lampung yang Belum Berangkat

728
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN
Ilustrasi. Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Calon jamaah haji (CJH) asal Lampung yang tergabung di kelompok terbang (kloter) 26 dijadwalkan terbang ke tanah suci hari ini (26/8).

Jika itu berjalan sesuai rencana, maka total CJH asal Lampung yang sudah diberangkatkan ke tanah suci mencapai 3.104 orang. Sehingga, jumlah CJH yang belum diterbangkan tersisa 1.922 orang.

Diketahui, kloter 26 sejak kemarin (25/8) sudah masuk asrama haji. Kloter ini terdiri dari Lampung Selatan sebanyak 166 orang, Lampung Timur 126 orang, dan Bandarlampung 196 orang.

’’Untuk kloter 26 ini akan menuju pemondokan Masbah Jin,” terang Kasubbag Humas Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Istutiningsih seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini (26/8).

Dia melanjutkan, untuk kloter 27 mulai masuk asrama hari ini. Kloter tersebut berasal dari Lampung Tengah sebanyak 373 orang, Mesuji (3 orang), dan Kota Metro (10 orang).

Diungkapkannya, Kanwil Kemenag Lampung akan bekerja sama dalam melakukan pengawasan barang bawaan CJH yang hendak berangkat ke tanah suci.

Di mana berdasarkan koordinasinya dengan pihak bandara, sampai saat ini tidak ditemukan barang yang aneh-aneh, seperti benda pusaka, jimat, atau bahkan obat-obatan yang dilarang dibawa. ’’Paling yang ditemukan hanya korek,” paparnya.

Sementara itu, dari enam CJH Lampung Barat yang tergabung dalam kloter 27, satu orang atas nama Salbiah binti Abdul Latif, warga Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau, batal berangkat karena sakit.

’’Besok (hari ini, Red) CJH masuk kloter 27 akan diberangkatkan ke Bandarlampung dan menginap di Asrama Haji Rajabasa. Keesokan harinya, Sabtu (27/8), diterbangkan ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya diterbangkan ke tanah suci guna menunaikan ibadah haji,” terang Kepala Kantor Kemenag Lambar Drs. Khobiransyah, M.Pd.I. kemarin.

Dia menjelaskan, awalnya ada enam orang, namun satu jamaah batal berangkat haji tahun ini karena kondisinya sakit dan pihak keluarga sudah menginformasikan kepada Kemenag perihal ditundanya pemberangkatan ke tanah suci. ’’Kemungkinan beliau berangkat pada musim haji tahun depan,” tuturnya.(jpg)

Respon Anda?

komentar