DPRD Kepri Reses di Tengah Pembahasan Perda

1714
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Jajaran anggota legislatif di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau tidak bisa berleha-leha. Belum selesai dan tengah berlangsungnya pembahasan dua rancangan peraturan daerah, jadwal lain sudah menanti di awal bulan mendatang.

“Kami tanggal 2-8 September harus reses selama enam hari. Padahal sebenarnya banyak pembahasan yang sedang dilangsungkan oleh teman-teman,” kata Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, kemarin.

Kendati begitu padatnya jadwal di triwulan ketiga ini, Jumaga sudah mengimbau kepada seluruh anggota DPRD Kepri agar benar-benar memastikan tiap-tiap pembahasan yang sedang dilangsungkan tidak berhenti di tengah jalan. Apalagi dua ranperda itu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), masuk dalam agenda skala prioritas tahun ini.

“Saya percaya pada teman-teman sangat profesional soal mengatur waktu. Reses tetap jalan, pembahasan ranperda tetap lanjut,” kata politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Terpisah, Ketua Pansus RPJMD, Taba Iskandar memastikan ia bersama timnya tetap fokus membahas ranperda yang sudah meleset dari tenggat yang telah ditentukan itu. Ia juga tidak memungkiri betapa padatnya jadwal anggota legislatif pada triwulan ketiga ini.

“Kami benar-benar harus bekerja keras di tengah waktu yang terbatas,” kata politisi dari Fraksi Partai Golkar ini.

Tapi tetap ada optimisme. Taba berjanji segenap jajaran Pansus RPJMD mengupayakan yang terbaik agar pembahasan ranperda yang sudah meleset dari tenggat ini dapat diselesaikan dengan cepat sesuai rencana.

“Kami targetkan paling tidak minggu ketiga bulan September itu sudah rampung,” ungkapnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar