Miris! Guru Honorer Cuma Dibayar Rp 180 Ribu per Bulan

398
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Belum meratanya distribusi tenaga guru di Indonesia menciptakan┬ásituasi dilematis di beberapa daerah.

Banyaknya guru dari pegawai negeri sipil (PNS) yang memasuki usia pensiun dan tidak adanya penerimaan CPNS baru untuk guru membuat sekolah-sekolah di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung terpaksa mengangkat guru honorer.

Mirisnya lagi, sebuah sekolah ada yang hanya membayar jasa tenaga pendidik itu cuma Rp 180 ribu per bulannya!

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pangkalpinang, Edison Taher menyebutkan, untuk mengatasi kekurangan guru di Pangkalpinang, setiap sekolah dibolehkan mengankat guru honorer. Namun pengangkatan itu harus ada persetujuan dari komite sekolah.

Namun dia merasa miris dengan adanya guru honorer tersebut, karena mereka dibayar sangat kecil sekali, yakni Rp 180 per bulan. Hal itu ditemukan oleh Edison di salah satu SD di Kota Pangkalpinang.

“Di sekolah itu saat ini sedang mempekerjakan lima tenaga honorer diantaranya dua orang untuk guru, satu orang operator, satu orang petugas tata usaha dan satu orang petugas perpustakaan,” kata Edison kepada Babel Pos (Jawa Pos Group), Jumat (26/8).

Sekolah hanya mampu membayar lima tenaga honorer itu sekitar Rp 180 ribu per orang setiap bulannya. Honor itu diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). (jpg)

Respon Anda?

komentar