Tiap Akhir Pekan, Pelantar Dua Dipadati Wisman, Mereka Berburu Manisan

388
Pesona Indonesia
Pasar Pelantar 2 Tanjungpinang. foto:faradilla/batampos
Pasar Pelantar 2 Tanjungpinang. foto:faradilla/batampos

batampos.co.id – Setiap pengujung pekan, kawasan Pelantar Dua Tanjungpinang dipadati wisatawan mancanegara. Rata-rata mereka yang berbelanja di sana datang dari negara jiran seperti Malaysia dan Singapura. Keberadaan mereka di sini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk berbelanja oleh-oleh atau buah tangan.

Seperti pengakuan Zaidah bte Osman, pelancong asal Malaysia yang kedapatan sedang belanja di seputar Pelantar Dua, Jumat (26/8) kemarin. “Kami sebulan sekalilah sering main kat Tanjungpinang ini,” katanya.

Perempuan yang datang bersama putrinya ini mengaku berada di ibu kota Provinsi Kepri ini untuk dua tujuan. Pertama bertemu dengan kerabat jauhnya. Kedua, apalagi kalau bukan belanja. “Saya dan anaka saya ini suka bilis dan manisan di sinilah,” katanya seraya tertawa.

Di antara sekian toko yang sering dipadati wisatawan adalah toko milik A San. Hampir tiap akhir pekan terlihat antrean di depan tokonya. Antrean yang menanti-nanti camilan ataupun manisannya untuk dapat ditimbang. Toko A San menjajakan camilan dan manisan dengan sistem kiloan.

“Sabtu dan Minggu bisa lebih ramai dari hari ini,” katanya.

Sepintas, beragam camilan dan manisan yang dijual secara kiloan di Tanjungpinang memang terlihat sulit didapati. Namun jika menyempatkan diri untuk mampir ke pelantar dua, yang mana juga jalan menuju pasar ikan dan Hotel Laut Jaya, setidaknya ada tiga toko yang menjual jenis makanan ringan tersebut.

Kiso sejenis milik A San terlihat mencolok sekali di sepanjang lorong menuju Pelantar Dua. Di muka toko mereka, akan terlihat toples kaca berisi camilan. Mulai dari kacang mente manis atau asin, kacang campur, dan kacang-kacang lainnya. Ada pula camilan berupa berbagai macam kerupuk dari pulau-pulau di sekitar Tanjungpinang. Berbagai asal, berbagai bentuk dan warna, dan juga terbuat dari bahan yang berbeda.

Beragam manisan, penuh warna seakan menghiasi toko, juga bisa menjadi salah satu alternatif buah tangan yang dapat dibawa pulang. Dan jika datang pada musim durian, lempok pun menjadi salah satu dagangan yang diserbu. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar