Ini Pengakuan Terbaru Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Santo Yoseph Medan

30685
Pesona Indonesia
Ivan Hasugian, pelaku bopm bunuh diri gagal di Gereja Santo Yoseph Medan, Minggu (28/8/2016). Foto: sumutpos.co
Ivan Hasugian, pelaku bopm bunuh diri gagal di Gereja Santo Yoseph Medan, Minggu (28/8/2016). Foto: sumutpos.co

batampos.co.id – Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Santo Yoseph Medan, Ivan Armadi Hasugihan (18) akhirnya mau bicara terkait aksi nekatnya menyerang Pastor Albert dan meledakkan bom. Ia mengaku disuruh oleh orang tak dikenal.,

“Pelaku menerangkan bahwa dia hanya disuruh orang yang ia ketemu di jalan untuk melakukan peledakan,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Agus Rianto dalam keterangannya, Minggu (28/8/2016).

Baca Juga:
> Dua Teman Pelaku Bom Bunuh Diri Gagal di Gereja Santo Yoseph Medan Masih Diburu
> Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Santos Yoseph Medan Diduga Dendam dengan Pastor Albert
> Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Medan Bernama Ivan, Mahasiswa Berusia 20 Tahun
> Mabes Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Medan Pemain Tunggal
> Bom Bunuh Diri di Gereja Medan, Terorisme atau Dendam? Ini Penjelasan Mabes Polri
> Duarrrr! Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja St Yosep Medan

Namun pihaknya tidak serta merta percaya atas pengakuan IAH. Sebab, setiap pelaku kejahatan pasti memiliki psikologi bertahan diri untuk berbohong.

Agus melanjutkan, petugas kepolisian di Medan masih mempelajari profil IAH. Pelaku merupakan warga Jalan Setia Budi Medan, di KTP-nya tertulis pelajar/mahasiswa.

Sebelumnya sempat beredar informasi kalau Ivan melakukan aksi bom bunuh diri itu karena dendam dengan Pastor Albert. Namun, polisi juga belum yakin. Polisi masih menyelidiki kasus ini. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar