Pastor Albert Menghindar Sebelum Ivan Meledakkan Diri di Gereja Santo Yoseph Medan

3528
Pesona Indonesia
Pastor Albert S Pandiangan yang terluka di lengan kiri akibat sabetan pisau Ivan, pelaku bom bunuh diri gagal di Gereja Santo Yoseph Medan, Minggu (28/8/20167). Foto: ist/Sumutpos.co
Pastor Albert S Pandiangan yang terluka di lengan kiri akibat sabetan pisau Ivan, pelaku bom bunuh diri gagal di Gereja Santo Yoseph Medan, Minggu (28/8/20167). Foto: ist/Sumutpos.co

batampos.co.id – Pastor Albert S. Pandingan baru saja hendak memulai khotbah, saat tiba-tiba ia diserang seorang pria bernama Ivan Armadi Hasugian (18) yang berlari mendekati altar, sembari membawa ransel yang mengeluarkan percikan api.

Melihat gelagat itu, Pastor sontak berlari menghindari namun sempat kena sabetan pisau yang dibawa pelaku. Para jemaat yang hadir kemudian mengejar pembawa bom.

Baca Juga:
> Polisi Geledah Rumah Ivan, Pelaku Bom Bunuh Diri Gagal di Gereja Santo Yoseph Medan
> Ini Pengakuan Terbaru Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Santo Yoseph Medan
> Dua Teman Pelaku Bom Bunuh Diri Gagal di Gereja Santo Yoseph Medan Masih Diburu
> Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Santos Yoseph Medan Diduga Dendam dengan Pastor Albert
> Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Medan Bernama Ivan, Mahasiswa Berusia 20 Tahun
> Mabes Polri: Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Medan Pemain Tunggal
> Bom Bunuh Diri di Gereja Medan, Terorisme atau Dendam? Ini Penjelasan Mabes Polri
> Duarrrr! Bom Bunuh Diri Meledak di Gereja St Yosep Medan

Pengurus pemuda Gereja Santo Yoseph, Welly Limbong menuturkan, saat itu dirinya tengah berada di dalam gereja untuk mengikuti misa saat bom meledak.

“Satu bom sudah meledak, tapi untungnya tidak meledak semua, sehingga pelaku dapat diamankan oleh warga dan petugas,” ujar Welly.

Welly yang masih berada di lokasi kejadian menyampaikan, petugas polisi dari gegana, brimob, dan TNI setelah itu langsung menyisir sekitar Gereja Santo Yosef, sepanjang radius 200 meter dari gereja. Pelaku sendiri sudah diamankan oleh petugas untuk diperiksa.

“Info terakhir belum ada yang terluka. ┬áPetugas sedang mengidentifikasi jenis bom dan jumlah bom,” ujarnya. (me/rmol/jpnn)

Respon Anda?

komentar