Jalan Gelap, Seorang Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Jambret

445
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Aksi jambret kembali terjadi di Ranai. Seorang ibu rumah tangga yang sedang mengendarai sepeda motor menjadi korban kejahatan jalanan, Sabtu (27/8) malam lalu.

Adalah Jusi, 36, berboncengan bersama dua anaknya yang menjadi korban. Saat melintas di Jalan DKW Mohd Benteng Ranai, tepatnya kawasan masjid agung, tiba tiba sepeda motor dikendarai Jusi dipepet dua orang tidak dikenal.

Beruntung, tas yang berusaha dirampas gagal. Namun sepeda motor dikendarai Jusi, oleng dan tumbang. Karena berusaha menggagalkan usaha jambret.

Korban terkapar bersama dua orang anaknya berusia 5 tahun dan 2 tahun. Korban sebelumnya sempat mengantar anaknya dari pengajian. Sementara dua orang tidak dikenal langsung tancap gas setelah mendapat perhatian warga melintas.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Beruntung hanya luka lecet bagian kaki, sama halnya dengan kedua anaknya. Namun korban mengaku syok akibat kejadian tersebut.

“Tadi tiba-tiba ada pengendara motor coba rampas tas, sempat saya tarik, talinya putus. Saya tak sempat perhatikan wajahnya, dia pakai motor apa,” tutur Jusi.

Menurut warga, jalan di kawasan masjid agung sangat gelap tanpa penerangan lampu. Sehingga memberi kesempatan aksi kejahatan terjadi.

“Jalan kan gelap, bisa jadi niat buruk itu muncul, tapi untunglah ibu itu tidak kenapa kenapa,” ujar Jefri warga Jemengan.

Seperti diketahui, kejahatan jalanan di Ranai hampir tidak pernah terjadi sebelumnya. Terutama jambret apalagi begal yang menjadi persoalan ketentraman pengendara di jalan raya.

Namun dengan kondisi penerangan jalan yang minim, dikawatirkan aksi aksi serupa akan terus terjadi, jika tidak mendapat perhatian pemerintah daerah.

Hingga saat ini, penerangan jalan hanya terpasang beberapa kilometer dari pusat perkantoran dan pertokoan. Selebihnya hanya pantulan dari penerangan rumah warga menerangi jalan raya.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar