Murni Bunuh Diri, Jenazah Johana Dikremasi, Sempat Setor Uang Rp 154 Juta ke Rekening Suaminya

5673
Pesona Indonesia
Johana Angguat, perempuan yang ditemukan tewas dengan kondisi luka bakar di mobil mewahnya dan ditemukan warga di samping Ruko CNN, Kabil, Kamis petang (25/8/2016). Foto: istimewa/facebook
Johana Angguat, perempuan yang ditemukan tewas dengan kondisi luka bakar di mobil mewahnya dan ditemukan warga di samping Ruko CNN, Kabil, Kamis petang (25/8/2016). Foto: istimewa/facebook

batampos.co.id -Jenazah Johana Angguat dikremasi di rumah duka Batu Batam, Senin (29/8/2016). Polisi juga sudah menyimpulkan kalau Johana tewas bunuh diri di dalam mobil mewahnya dan ditemukan warga dalam kondisi gosong di dekat Ruko CNN Kabil, Kamis (25/8/2016) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian mengungkapkan,  sebelum ditemukan tewas di dalam mobilnya, Johana sempat menyetorkan uang sebesar Rp 154 Juta ke rekening suaminya Suntiong alias Ationg.

“Sekitar jam 9 pagi, korban diketahui sempat menyetorkan uang dua kali, yang pertama nilainya 100 juta dan yang kedua senilai 54 juta di bank UOB Batamcenter. Sorenya ditemukan tewas di mobilnya di dekat Ruko CNN Kabil,” ungkap Memo, Senin (29/8/2016).

Soal penyebab kematian Johana murni bunuh diri, Memo mengatakan kesimpulan itu diambil dari hasil penyelidikan jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang bersama jajaran unit reskrim Polsek Nongsa.

“Korban meninggal akibat bunuh diri. Kondisi jok mobil dan plafon mobil terbakar. Saat ini kita belum mengetahui kenapa korban nekat mengakhiri hidupnya,” lanjut Memo.

Sebelumnya Memo telah mengungkapkan Johana tewas akibat kehabisan oksigen karena terlalu banyak menghirup asap di dalam mobilnya.

Mayat perempuan dengan kondisi tubuh melepuh ditemukan dalam mobil KIA Sportage di dekat Ruko CNN Kabil, Kamis petang (25/8/2016). Foto: istimewa/FB
Mayat perempuan dengan kondisi tubuh melepuh ditemukan dalam mobil KIA Sportage di dekat Ruko CNN Kabil, Kamis petang (25/8/2016). Foto: istimewa/FB

“Dari hasil autopsi yang dilakukan, dokter menyimpulkan korban meningga akibat kehabisan oksigen. Di saluran pernapasan korban tampak menghitam,” pungkas Memo. (eggi)

Respon Anda?

komentar