Negosiasi Tak Tuntas Penyebab Ditundanya Penyelesaian Pelabuhan Dompak

517
Pesona Indonesia
Pelabuhan Dompak. foto:jailani/batampos
Pelabuhan Dompak. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Tidak tuntasnya negosiasi antara Pemprov Kepri dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disinyalir menjadi penyebab tidak dilanjutkannya penyelesaian pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang. Kondisi ini menjadi satu kerugian bagi Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Kepala Bidang Perhubungan Laut (Dishub) Kepri, Aziz Kasim Djou membenarkan penyelesaian Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Menurutnya, mundurnya penyelesaian tersebut merupakan sesuatu yang merugikan. Karena tujuan dari pembangunan adalah peningkatan kesejahteraan.

“Kita berharap pembangunan cepat selesai, manfaatnya juga cepat dirasakan masyarakat,” ujar Aziz menjawab pertanyaan koran Batam Pos, Minggu (28/8) di Tanjungpinang.

Disinggung mengenai persoalan lahan, Aziz mengatakan, Kemenhub terus mendesak supaya Pemprov Kepri menghibahkan lahan dikawasan Pelabuhan Dompak. Tetapi peraturan tidak bisa melegalkan itu. Karena pembangunan pelabuhan sifatnya profit oriented. Bukan social oriented.

“Kepri sebagai pengusul, tentunya sangat berharap pelabuahan tersebut bisa ditangani daerah. Sehingga bisa memberikan kontribusi bagi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Aziz.

Ditegaskannya, lewat rapat bersama Pelindo di Karimun beberapa waktu lalu, pelabuhan merupakan terminal utama di Provinsi Kepri. Atas dasar itu, Gubernur Kepri terus mendorong penyelesaian pembangunan pelabuhan yang sudah dilaksanakan. Terkait Pelabuhan Dompak, Gubernur akan menghadap langsung Menteri Perhubungan (Menhub).

“Dalam waktu dekat ini, Pak Gubernur akan silaturahmi ke Menhub yang baru. Mudah-mudahan, memberikan kabar baik untuk Pembangunan infrastruktur pelabuhan di Kepri,” tutup Aziz.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Kepri, Didyk Choiroel mengatakan penyebab tidak terlaksana penyelesaian pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang adalah tidak tercapainya penerimaan negara. Sehingga konsekuensinya adalah penyesuaian kegiatan.

Memurut Didyk, langkah tersebut adalah untuk mencegah defisit negara terus melebar. Langkah strategis adalah melakukan penyesuaian. Memang sudah dianggar Rp16 miliar, tetapi masih terjadi tarik ulur antara Pemprov dengan Kemenhub. Bisa jadi pertimbangan itu juga yang menyebabkan ditundanya penyelsaian pelabuhan tersebut.

“Ini memang satu kerugian bagi Kepri. Karena penyelesaian menjadi terhambat sampai tahun depan,” ujar Didyk.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar