Pasar Tanjung Bajure Terbakar, 39 Orang Kehilangan Tempat Tinggal

277
Pesona Indonesia
Kebakaran hebat menghangsukan belasan rumah kayu di Desa Sri Tanjung, Tarempa, Anambas, Jumat (20/5). foto:syahid/batampos
Ilustrasi. Foto: Dokumen batampos

batampos.co.id – Kebakaran hebat terjadi di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungaipenuh, Jambi, Sabtu petang. Sedikitnya, 39 orang jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi.

Belum diketahui secara pasti dari mana sumber api. Tiba-tiba saja, api sudah membesar sekitar pukul 15.45 Wib. Untuk menjinakkan api, tim pemadam Kebakaran Kota sungaipenuh terpaksa harus mengerahkan 5 unit mobil pemadam kelokasi.

Api cepat membesar karena tim pemadam mengalami kesulitan untuk masuk kelokasi. Karena lokasi yang sempit sehingga modil tidak bisa masuk. Terlebih lagi jalan M Yamin dipadati pedagang pasar Tanjung Bajure.

Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sungaipenuh, Saifuddin mengatakan tim dibantu kepolisian untuk mengetahui sumber api. Menurutnya kebakaran (die) Sungai penuh terjadi didekat pasar Tanjung bajure.

“Data sementara bahwa ada 6 Ruko yang terbakar dan mengalami kerusakan,” jelasnya seperti diberitakan Jambi Independent (Jawa Pos Group) hari ini (29/8).

Dia mengatakan untuk memadamkan api, BPBD mengerahkan 5 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Api baru bisa di padamkan setelah dua jam karena mobil tidak bisa masuk kelokasi. “Pemadam kebakaran memadamkan api dari jarak jauh,”jelasnya.

Dikatakannya, terdapat 12 Kepala Keluarga dan 39 jiwa menjadi korban pada kebakaran yang terjadi dipasar tanjung bajure Sungaipenuh itu.”Data sementara 12 kepala Keluarga, 39 jiwa jadi korban dan 6 ruko, namun belum ada data lengkap siapa saja nama korban, karena belum didata,”jelasnya.

Pantauan koran ini dilapangan kebakaran membuat panik pedagang. Pasar yang masih disesaki pedagang dan pembeli membuat situasi makin kacau. Apalagi masyarakat dilkaso terlihat panik. Pedagang berjibaku mengemas barang dagangannya untuk menghindari kebakaran. Beberapa ruko yang terbakar yakni 3 ruko kopi Nur, 3 ruko adalah jualan pecah belah dan satu menjual makanan ringan.

Mukmin salah seorang warga pasar tanjung bajure mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 15.40 wib sesaat hendak masuk waktu asar. Ada beberapa warga yang mengalami kerugian akibat kebakaran antaralain adalah toko yeni, saf jual tembakau, rusak ringan 5 rumah, juga pedagang kaki lima di jalan M yamin.

Masyarakat berharap agar lapak tidak lagi berada di jalan M Yamin. Masyarakat di tempat kejadian kebakaran berharap agar jalan di M yamin tetap sebagai fungsi jalan yang sebenarnya. Karena dari kejadian kebakaran akses mobil kebakaran tidak bisa masuk di pemukimanan penduduk di desa gedang. “Sebaiknya pedagang lapak lapak di pindah ke Tanjung Bajure,agar jalan M Yamin tetap berfungsi sebagai jalan tidak untuk lapak,”jelas Mukmin.

Kapolsek Sungaipenuh, Rustam, membenarkan adanya kebakaran ruko di Sungaipenuh kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.45 wib.”Ya, tadi ada kebakaran sekitar pukul 15.45 wib sampai pukul 17.45 menit, ada 5 damkar yang turun, asal api masih belum diketahui,”pungkasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar