PDIP-PPP Koalisi di Pilkada Pekanbaru

1474
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Jelang pembukaan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Wali Kota dan Wakilnya di Pilkada Pekanbaru, sejumlah partai mulai berkoalisi.

Seperti PDI-P yang sudah menyepakati berkoalisi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Koalisi ini juga menguatkan Dwi Agus Sumarno (DAS) dan Said Usman bakal diusung partai penguasa tersebut.

Walaupun juga muncul nama Incumbent (petahana, red) Firdaus ST yang disebut-sebut diusung PDI-P. Namun hingga kini pihak DPC PDI-P dengan tegas masih merahasiakan nama bakal calon yang mendapat surat tugas untuk diusung partai. PDI-P dan PPP, Minggu (28/8) melakukan pertemuan, dan sepakat berkoalisi.

“Komunikasi sudah dilakukan sejak April, hingga kini masih menyepakati 90 persen berkoalisi untuk menyatukan bakal calon Walikota Pekanbaru,” ujar Ketua DPC PPP Pekanbaru Said Usman Abdullah di Kantor DPC PDI-P Pekanbaru, Jalan Senapelan.

Dijelaskannya, Ia juga sudah mendapatkan surat tugas dari DPP PPP untuk mencari pasangan. Di mana dalam waktu dekat ini akan segera mendeklarasikan siapa pasangan balon Wali Kota dan Wakil yang diusung. Said Usman mengaku mendapat mandat tunggal dari DPP PPP, dan sebagai kader serta semua pengurus juga sudah sepakat dirinya yang maju sebagai calon.

Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Pekanbaru Robin P Hutagalung mengatakan, dengan terjalinnya komunikasi bersama PPP, maka tinggal mengerucutkan pasangan calon yang akan diusung. “Kalau memang sudah 90 persen dari PPP untuk berkoalisi, hanya tinggal 10 persen lagi yang akan memisahkan. Kita memang sudah ada surat tugas dari DPP untuk mewajibkan berkoalisi dengan partai lain,” ujar Robin.

Mengenai surat tugas, diterangkan Robin, berbeda dengan yang disampaikan Bendahara DPD PDIP Makmun Solihin, yang mengatakan ada dua nama, Firdaus dan Dwi Agus. “Surat tugas diberikan kepada satu nama, yang pasti bukan Firdaus,” tegasnya.

Sementara itu, bakal calon Walikota Pekanbaru yang disebut-sebut akan dipasangkan dengan Said Usman, Dwi Agus Sumarno saat ditemui mengaku dirinya juga masih menunggu kepastian dari Partai PDI-P. Jika memang surat tugas tersebut ditujukan kepadanya untuk maju di Pilwako dan berpasangan dengan calon lain, Ia mengaku siap.

“Tentunya kita sudah siap, sifatnya sebagai yang diusung kita menunggu,” singkatnya.

Dengan koalisi kedua partai tersebut, maka memiliki kursi yang mencukupi sebagai perahu mengantar pasangan calon maju Pilkada Pekanbaru 2017 mendatang. Dimana PDI-P Pekanbaru memiliki 5 kursi, sedangkan PPP memiliki 4 kursi.

Sesuai peraturan untuk maju sebagai Paslon pada Pilkada serentak, harus memiliki 9 kursi di DPRD Kota Pekanbaru.(jpg)

Respon Anda?

komentar