Rp 1,6 Miliar Dana KONI Belum Dicairkan, Pembinaan Atlet Tersendat

500
Pesona Indonesia
foto: rezza herdiyanto / batampos
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karimun, telah mengusulkan dana pembinaan atlet sebesar Rp1,6 miliar. Sayangnya, alokasi dana yang diajukan melalui Anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 tadi, belum dicairkan. Akibatnya, pembinaan atlet pun tersendat.

”Benar kita telah ajukan Rp 1,6 miliar untuk mempersiapkan atlet kita dari setiap cabang olahraga untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi 2018 nanti. Tapi belum cair, informasinya besok atau lusa itupun diperkirakan cair hanya setengahnya karena terjadi defisit anggaran,” kata Ketua KONI Karimun Jhon Abrison di Tanjungbalai Karimun, kemarin (28/8).

Lanjutnya, anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk pembinaan dan peningkatan prestasi para atlet pada iven olahraga masa mendatang. Sehingga, dana pembinaan atlet saat ini sangat mendesak untuk di cairkan. Saat ini, KONI tidak bisa berbuat apa-apa untuk meningkatkan kualitas atlet.

“PON di Jabar aja kita tidak ada anggaran. Sementara persiapan para atlet, mereka melakukannya secara sendiri-sendiri dengan anggaran seadanya,” keluhnya.

Sementara itu, Sulfanow Putra dari fraksi PDIP Plus DPRD Karimun mengungkapkan, bahwa untuk anggaran pembinaan olahraga sudah dialokasikan melalui APBD 2016 ini. Tinggal, tahap pencairan oleh Pemda Karimun ke KONI Karimun nantinya.

“Pokoknya, setiap tahun kita tetap anggarkan untuk pembinaan olahraga. Agar, benar-benar atlet-atlet Karimun bisa mengukir prestasi nantinya,” ucapnya.

Masih kata Putra lagi, anggaran yang dialokasikan nantinya, diharapkan dapat dikelola dengan optimal dan terukur sehingga memberikan hasil yang positif. Sehingga, dapat terukur dan transparan sejauh mana atlet-atlet tersebut mengukir prestasi.

“Bagus kita alokasikan ke pembinaan olahraga. Supaya mempersempit ruang pengajuan proposal-proposal fiktif yang tidak jelas pertanggungjawabannya,” tegasnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar