Top! Hampir 95 Persen Desa di Kampar Pakai Aplikasi Sikeudes

341
Pesona Indonesia
ilustrasi dana desa Foto: istimewa
ilustrasi dana desa Foto: istimewa

batampos.co.id — Sejumlah daerah di Indonesia berlomba-lomba melaksanakan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih berbasis online (e-government).

Di Kampar, Bupati Jefry Noer menggandeng BPKP Perwakilan Provinsi Riau untuk melakukan percepatan dan penerapan aplikasi sistem keuangan desa (Sikeudes).

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kampar, Surya Budhi mengatakan, seluruh pemerintah desa di Kampar telah melaksanakan diklat Sikeudes. Pemkab Kampar salah satu daerah yang komitmen menerapkan aplikasi Siskeudes di tingkat desa.

BPKP Perwakilan Provinsi Riau melalui Rustam, Korwas JFA Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) seluruh desa di Kampar telah disusun melalui aplikasi Sikeudes.

“Penggunaan aplikasi ini mesti dilanjutkan pada tahap penatausahaan keuangan desa dan berbagai jenis laporan yang dibutuhkan stakeholder,” harapnya seperti diberitakan Riau Pos (Jawa Pos Group) hari ini (29/8).

Surya Budhi menyampaikan, pengelolaan keuangan desa berbasis IT ini kerja sama BPKP dan Kemendagri itu telah diuji coba di empat kabupaten di Provinsi Riau: Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Meranti dan Kampar.

“Kabupaten Kampar bersungguh-sungguh melakukan pembinaan dan pengawasan terkait penggunaan dana desa sesuai rencana dan anggaran yang sudah ada. Kita telah melatih 242 desa, dan membentuk Tim Asistensi,” jelas Surya Budhi, mantan Kabiro Humas Setprov Sumbar ini.

Pemkab Kampar mendukung sepenuhnya visi misi Presiden Jokowi membangun Indonesia mulai dari desa. “Saat ini hampir 95 persen desa di Kampar menggunakan aplikasi ini dalam pelaporan keuangan,” tegasnya.

Admin Sikeudes BPMPD Kampar, Refrizal Hendra setiap hari mengupgrade kemampuan aparatur atau bendahara desa menerapkan siskeudes. (jpg)

Respon Anda?

komentar