Walikota: Lelang Lahan Harus Jelas

408
Pesona Indonesia
Walikota Batam MUhammad Rudi saat memimpin rapat SKPD, belum lama ini. foto:cecep mulyana/batampos
foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menilai Badan Penguasaan (BP) Batam kerap mengeluarkan pengalokasian lahan (PL) secara asal-asalan.

Hal itu terbukti dari banyaknya pihak yang memiliki row jalan dan diperkuat dengan PL oleh BP Batam.

“Row jalan yang dikasih dijual, dan saat ada yang mengajukan IMB (izin mendirikan bangunan) kita kasih tahu kalau itu row jalan, dan tak bisa dibangun. Siapa yang mengalokasikan lahan itu, ya BP,”kata Rudi.

Dikatakannya, fungsi IMB adalah mengontrol pembangunan dan pemberian lahan di Kota Batam. Sehingga jika BP keliru dalam memberikan lahan, Pemko tak akan memberikan IMB.

“Banyak pihak yang kita suruh balik ke Otorita (BP) . Mereka mau melakukan pembangunan, padahal kita mau melakukan pelebaran jalan,” jelas Rudi.

Saat ini pihaknya tengah fokus memperbaiki seluruh infrastruktur jalan di Batam. Yang mana seluruh jalan di Batam akan diperlebar. Tak hanya itu, seluruh jalan juga wajib memiliki pedistrian atau tempat pejalan kaki.

“Siapa yang memiliki lahan di row jalan siap-siap kita tertibkan. Dan kita berharap BP tak asal memberi lahan lagi,” ujar Rudi.

Menurut dia, selama ini permasalahan pembangunan di Kota Batam adalah lahan. Sebab banyak lahan yang diberikan secara asal-asalan sehingga membuat Kota Batam sembraut.

Begitu juga dengan titik banjir yang semakin banyak karena alokasi lahan dari BP. Dimana pihak pengembang melakukan pembangunan tanpa membuat drainase yang memadai.

“Permasalahan utama itu adalah lahan. Kalau pengalokasian jelas dan sesuai perencanaan, Batam tak akan begini. Titik banjir di Batam juga tak akan bertambah,” sebut Rudi.

Untuk itu, kedepannya Rudi berharap BP Batam bisa berkomitmen untuk melelang lahan secara terbuka dan jelas. Sehingga bisa disinkronkan dengan pembangunan.

“Jika lelang bagus dan terbuka. Saya yakin perencanaan Kota Batam akan sampai. 10 tahun kemudian Batam akan berubah lebih baik,” tegas Rudi.(she)

Respon Anda?

komentar