Baku Tembak 1,5 Jam dengan Militan Abu Sayyaf, 12 Tentara Filipina Tewas

1890
Pesona Indonesia
Tentara Filipina. Foto: maxdefense
Tentara Filipina. Foto: maxdefense

batampos.co.id – Hari kelima serbuan tentara Filipina ke markas militan Abu Sayyaf di selatan negara itu berujung pada gugurnya 12 tentara Filipina.

Juru bicara militer Filipina Filemon Tan mengatakan peristiwa ini terjadi di kota Patikul di Pulau Jolo.

“Pertempuran sangat sengit, kami kehilangan 12 orang. Ada kehilangan besar dari kedua kubu karena volume tembakan yang terjadi. Kami tidak tahu berapa orang musuh yang tewas, tapi diperkirakan lebih dari 30 orang,” kata Tan, Senin (29/8/2016), seperti dilansir CNN Indonesia, Selasa (30/8/2016).

Banyaknya korban tewas darikubu tentara Filipinan karena mereka tiba-tiba disergap oleh militan Abu Sayyaf. Di antara yang tewas adalah seorang letnan muda.

Sejak operasi militer darat dan udara Filipina dilancarkan Kamis lalu di Patikul, sudah lebih dari 20 pemberontak Abu Sayyaf yang tewas. Operasi ini dilancarkan usai Presiden Rodrigo Duterte memerintahkan untuk menghancurkan kelompok militan tersebut.

Abu Sayyaf yang diduga telah berbaiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi merongrong keamanan di Filipina Selatan dengan melakukan penculikan dan pembunuhan.

Tahun ini dua warga Kanada dieksekusi setelah pemerintah Justin Trudeau menolak membayar tebusan.

Saat ini masih ada delapan warga Indonesia, delapan Filipina, lima Malaysia, seorang warga Belanda dan seorang Norwegia yang masih ditawan Abu Sayyaf. (CNNindonesia)

Respon Anda?

komentar