Belasan Pengendara Motor Tergelincir Karena Ceceran Tanah Proyek Reklamasi

747
Pesona Indonesia
Pengendara motor melintas di simpang sekolah Global Indo Asia, Batamcentre, Senin (29/8). Pengendara banyak yang terjatuh akibat tanah berjatuhan dari truk pengangkut tanah akibat licin yang disiram. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Pengendara motor melintas di simpang sekolah Global Indo Asia, Batamcentre, Senin (29/8). Pengendara banyak yang terjatuh akibat tanah berjatuhan dari truk pengangkut tanah akibat licin yang disiram. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ceceran tanah proyek reklamasi yang jatuh berserakan di jalan Ahmad Yani (depan Politeknik Batam) memakan korban. Belasan pengendara motor terjatuh akibat licinnya jalan yang dipenuhi tanah bercampur dengan air.

Salah satu korban, Intan, 27, mengalami luka terkilir di kaki bagian kanan. Ia mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, saat ia hendak mau berangkat ke tempat kerja di daerah Batam Center.

“Pas lewat disitu jalannya licin, bercampur dengan tanah dan air, jadi jatuh. Kaki langsung tertimpa sama motor. Warga sekitar langsung bantu,” ujarnya kepada Batam Pos, Senin (29/8).

Wanita yang mengunakan jilbab ini menuturkan maraknya pengangkut tanah proyek reklamasi ini sangat membahayakan keselamatan pengendara yang melintasi jalan Batamcenter.

“Truk pengangkut tanah ini semaunya saja lewat dijalan raya. Apa tidak ada larangan bagi mereka, apalagi yang membawa tanah, namun bagian atas truk tidak ditutupi,” jelasnya sambil terlihat kesal.

Ia berharap pemerintah harus tegas menindak pelaku pengangkut tanah tersebut, sesuai dengan dengan peraturan yang berlaku.

“Pemerintah harus lebih jeli melihat kondisi ini. Jangan biarkan ada korban lagi, cukup saya dan belasan warga yang jatuh tadi saja yang jadi korban. Apalagi sampai memakan korban jiwa,” terangnya.

Sementara itu, Benny, 29, salah satu security di salah satu Perusahaan swasta di Batamcenter, juga mengalami hal yang sama. Ia mengalami luka dibagian tangan kanan akibat jatuh dari medan jalan yang licin, karena tanah yang berserak di jalan tersebut.

“Memang gak punya otak yang jatuhkan tanah di jalan seperti ini. Apa dia gak pikir ini sangat berbahaya, Bahkan bisa memakan korban jiwa,” ujarnya dengan ekspresi wajah yang sangat kesal.

Ia berharap pemerintah kota Batam bisa tegas menindak pengangkut tanah sembarangan di jalan, sebab sangat berbahaya bagi pengendara motor, apalagi debu dari tanah itu bisa membahayakan kesehatan.

“Harapannya Pemerintah harus betul-betul serius memandang permasalahan ini, tidak boleh dianggap sepele, karena ini menyangkut keselamatan nyawa orang lain,” imbuhnya. (cr20)

Respon Anda?

komentar