Impian Gubernur, Kepri Punya Pelabuhan Kelas Dunia

1694
Pesona Indonesia
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat bertemu dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (27/8) lalu. foto:humas pemprov
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, saat bertemu dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (27/8) lalu. foto:humas pemprov

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun bermimpi Kepri punya pelabuhan kelas dunia. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Gubernur minta bantuan Menteri Koordinator (Menko) Maritim. Keinginan tersebut disampaikan Nurdin saat pertemuan dengan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan di VIP Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (27/8) lalu.

“Kepri harus siap untuk menjadi salah satu titik untuk pelabuhan dunia. Karena puluhan ribu kapal melintasi Selat Melaka sepanjang tahun,” ujar Nurdin.

Menurut orang nomor satu Kepri tersebut, salah satu titik pelabuhan bertaraf dunia itu nantinya akan dibangun di Karimun. Karena itu, dalam kesempatan ke Karimun, Nurdin menegaskan Pelabuhan di wilayah-wilayah Kepri harus segera dibangun dan dikembangkan karena arus barang tergantung dari cepat atau lambatnya proses bongkar muat dipelabuhan.

“Kondisi tersebut yang mempengaruhi daripada harga di pasaran. Kami berharap seluruh stake holder mendukung program pembangunan pelabuhan ini dikarenakan sangat banyak manfaat yang akan didapat,” jelas Nurdin.

Masih kata Nurdin, saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung Indonesi menuju Poros Maritim Dunia. “Kepri merasa bangga karena salah satu tempat yang dilirik Pemerintah Pusat untuk mendukung program tersebut. Apalagi Kepri merupakan jalur pelayaran internasional terpadat yakni sekitar 94 ribu kapal yang lalu lalang di Selat Malaka,” jelasnya lagi.

Dikatakannya juga, kalau pelabuhan-pelabuhan itu sudah representatif, akan memberikan dampak ekonomi yang bagus bagi daerah. Pelabuhan-pelabuhan itu ikut menunjang investasi dan kepariwisataan. Lebih lanjut katanya, pihaknya juga diminta untuk mengawal agar investasi yang masuk di Kepri tidak mengalami hambatan. Apalagi hambatan perizinan, yang prosesnya berlangsung di daerah.

Pesan itu disampaikan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dalam perbincangan dengan Gubernur Nurdin di VIP Bandara Hang Nadim, Batam akhir pekan lalu. Menurut Nurdin, pejabat harus melayani. “Tak ada urusan perizinan diperlambat dan dibuat lambat,” kata Nurdin. Yang tak mau melayani, harus segera diganti,” tutup Nurdin.(jpg)

Respon Anda?

komentar