Interkoneksi Listrik Rampung, PLN Bisa Surplus Daya

1621
Pesona Indonesia
Sejumlah teknisi menggesa pembangunan travo Gardu Induk (GI) Air Raja di PLTD Air Raja Tanjungpinang, Senin (25/7). Foto:Yusnadi/Batam Pos
Sejumlah teknisi menggesa pembangunan travo Gardu Induk (GI) Air Raja di PLTD Air Raja Tanjungpinang, Senin (25/7). Foto:Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – General Manager (GM) PLN Area Tanjungpinang, Armunanto mengatakan hampir rampungnya mega proyek interkoneksi Batam-Bintan (Babin) seolah memberikan nafas baru bagi PLN Tanjungpinang dalam memenuhi pelayanan kepada masyarakat.

“Pekerjaan interkoneksi secara keseluruhan akan rampung pada akhir September mendatang. Tentu ini kabar yang sangat menggembirakan bagi kami,” ujar Armunanto menjawa pertanyaan koran Batam Pos, Senin (29/8) di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, kekuatan daya PLN Tanjungpinang saat ini masih disuplay dari PLTD, PLTU Galang Batang dan, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Dompak, Tanjungpinang. Menurut Armunanto, apabila proses interkoneksi sudah selesai akan ada kekuatan 135 mega watt.

“Khusus di Tanjungpinang beban puncak sekitar 58 mega watt. Sedangkan kemampuan yang ada 62-64 mega watt. Artinya masih ada surplus daya 4-6 mega watt,” jelasnya.

Dipaparkannya juga, kendala lain yang akan dihadapi pihaknya dalam melaksanakan interkoneksi listrik Babin di Tanjungpinang adalah belum adanya jaringan yang sesuai. Sehingga ada pekerjaan tambahan yang harus dilakukan pihaknya. Khususnya di dalam Kota Tanjungpinang.

“Kita bisa memindahkan suplai interkoneksi Babin seluruhnya paling lambat di akhir September. Untuk mempercepat itu, perlu membangun dua fider express menuju kota,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, pembangunan tersebut perlu ada izin. Atas dasar itu, pihaknya minta dukungan Pemerintah Daerah, khususnya Pemko Tanjungpinang untuk membangun fider express tersebut. Disinggung berapa waiting list yang ada di PLN Tanjungpinang.

“Waiting list jumlahnya sekitar 5.000. Jumlah tersebut akan menyedot 11 mega watt. Bagi masyarakat yang ingin adanya pemasangan baru, akan siap untuk melayani,” paparnya.

Diitambahkannya, dengan masuknya interkoneksi Babin ke Tanjungpinang, Armunanto mengharapkan sektor industri ataupun resort-resort di Tanjungpinang bisa tumbuh dan berkembang. Sehingga membawa Tanjungpinang kearah kesejahteraan.

“Kami juga akan mendorong investasi untuk berkembang di Tanjungpinang. Ketersediaan infrastruktur listrik, tentunya bisa menjadi jaminan untuk itu,” tutup Armunanto.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar