Pemkab Natuna Setuju Hibahkan Lahan untuk Akses Menuju Lapas

415
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pembangunan Lembaga Pemasyarakat (Lapas) di Natuna hingga saat ini masih proses usulan di Kemenkumham. Namun pemerintah daerah sudah memberikan hibah lahan sekitar 9 hektare untuk pembangunan lapas di Desa Binjai.

Untuk mempercepat realisasi dibangunnya lapas, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Kepri, Indra Gunawan, berkoordinasi dengan Pemkab Natuna untuk meminta dukungan, juga meminta dihibahkan lahan untuk akses jalan.

Kasubag Humas Kanwil Kemenkumham Kepri, Rinto Gunawan, mengatakan, Kanwil Kemenkumham Kepri sudah mengajukan anggaran pembangunan fisik lapas ke Kementerian Hukum dan HAM. Usulan kebutuhan anggaran ini tentu untuk mempercepat menggandeng pemerintah daerah.

“Tadi bu Wabup Ngesti sudah memberikan lampu hijau, pemda bersedia menghibahkan lagi kebutuhan lahan untuk akses jalan menuju lokasi pembangunan lapas. Kebetulan lahannya masih milik warga,” kata Rinto ditemui di kantor Bupati Natuna, Senin (29/8).

Dikatakannya, lahan untuk pembangunan lapas sekitar 9 hektare sudah disertifikat atas milik Kemenkumham. Tinggal lahan akses jalan lagi yang diperlukan.

Menurutnya, kebutuhan lapas di Natuna sudah sejak lima tahun lalu. Pemda Natuna berharap tahun 2017 mendatang sudah terdapat kejelasan.

Kebutuhan lapas memang sangat mendesak di Natuna. Karena pemerintah kesulitan melakukan pemindahan tahanan. Tentu dengan kondisi itu sangat rawan, apalagi tanpa pengawalan ketat.

“Pertemuan bersama bu wabup tadi, kami mengajak pemda Natuna sama-sama menggedor ke kementerian, supaya lapas secepatnya direalisasi,” ujar Rinto lagi.

Dikatakan Rinto, usulan pembangunan lapas di Natuna dengan kapasitas tampung sekitar 400 hingga 600 tahanan. (arn/bpos)

Respon Anda?

komentar