Pencapaian ATB Selama 21 Tahun Mengabdi di Batam (3)

Berkomitmen Penuhi Standar Nasional dan Internasional

315
Pesona Indonesia
President Director ATB Benny Andrianto saat menerima Sertifikat Emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Kementrian Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri.
President Director ATB Benny Andrianto saat menerima Sertifikat Emas Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja dari Kementrian Ketenagakerjaan RI Hanif Dhakiri.

Selama lebih dari dua dasawarsa mengabdi di Batam, PT Adhya Tirta Batam (ATB) tidak hanya fokus menjaga kuantitas, kualitas dan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan. Perusahaan air minum terbaik di Indonesia tersebut juga terus melakukan upaya untuk memenuhi persyaratan nasional maupun internasional sistem manajemen, seperti mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dan lingkungan.

ATB merupakan perusahaan air minum satu-satunya di Indonesia yang menerapkan Sistem Manajemen Terpadu untuk ISO 9001:2008, OHSAS 18001:2007, dan ISO 14001:2004, sekaligus meraih Sertifikat Emas SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dari Kementrian Ketenagakerjaan RI dengan nilai tertinggi se-Indonesia. Sertifikat tersebut diraih ATB pada pertengahan 2016 lalu.

“Umumnya perusahaan air minum hanya mendapatkan salah satu sertifikat, bila tidak OHSAS 18001:2007, paling SMK3. ATB merupakan perusahaan air minum satu-satunya yang berhasil mendapatkan dua sertifikat tersebut sekaligus,” ungkap Corporate Communication Manager ATB Enriqo Moreno.

Ia menuturkan, pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa ATB tidak hanya berkomitmen untuk memenuhi persyaratan nasional yang ditetapkan oleh pemerintah, namun juga berupaya untuk memenuhi standar internasional.

“ATB juga sudah meraih Sertifikat Kalibrasi Meter Air dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LP-1022-IDN. Sertifikat tersebut pertama kali diraih pada 2012 lalu, kemudian diperpanjang pertengahan tahun ini. Sertifikasi tersebut membuktikan bahwa penghitungan penggunaan air pelanggan ditera secara profesional oleh komite yang berwenang. Tidak asal tera, sehingga penghitungan penggunaan air pelanggan sangat akurat,” ungkapnya.

Selain mutu dan K3, Enriqo menuturkan,  ATB juga berhasil meraih sertifikat untuk lingkungan. 2014 lalu, ATB berhasil mendapatkan AMDAL Terpadu dan Izin Lingkungan untuk pengoperasian tujuh instalasi pengolahan air, jaringan distribusi, reservoir dan pelayanan pelanggan.

“2015 lalu ATB juga berhasil meraih Sertifikat ISO 14001:2004 untuk Sistem Manajemen Lingkungan. Saat ini ATB merupakan satu-satunya perusahaan air minum di Indonesia yang berhasil meraih sertifikat tersebut,” paparnya.

Enriqo menambahkan, perusahaan air minum tercanggih di Indonesia tersebut juga sudah meraih sertifikat akreditasi ISO/IEC 17025:2005 (SNI ISO/IEC 17025:2008) untuk laboratorium pengujian mutu air minum dari KAN. Sertifikasi tersebut langsung diraih untuk 11 parameter sekaligus.

“Dengan meraih ISO/IEC 17025:2005, itu berarti proses dan metode pengujian air di ATB sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan ISO/IEC 17025:2005. Perlu diketahui, ATB merupakan satu-satunya perusahaan air minum di Indonesia yang meraih dan menerapkan ISO/IEC 17025:2005 untuk kedua laboratorium, yakni laboratorium pengujian mutu air dan laboratorium kalibrasi meter air,” pungkasnya.(*)

Respon Anda?

komentar