Penyerapan Dana Desa di Karimun Sudah Rp14,5 Miliar

1744
Pesona Indonesia
Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Kesbang Kabupaten Karimun,  Hj Khairita. foto:tri haryono/batampos
Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Kesbang Kabupaten Karimun, Hj Khairita. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Hingga penghujung bulan Agustus 2016, penyaluran dana desa (DD) di seluruh Kabupaten Karimun mencapai Rp 14.550.563.160 miliar. Artinya, sudah 33 dari 42 desa yang melakukan pencairan dana desa yang dialokasikan pemerintah pusat sebesar Rp 27.549.427.030 miliar.

Tiga desa masing-masing, Semembang, dan Sanglar, belum sama sekali membuat proposal kegiatan. Sedangkan usulan Desa Tanjungpelanduk, Kecamatan Moro, banyak yang tidak sesuai dengan Permendes nomor 21 tahun 2015 tentang penetapan prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2016. Sedangkan, enam desa lagi masih dalam proses pencairan di bagian keuangan Sekretariat Pemkab Karimun.

“Alhamdulillah, sudah mencapai 70 persen penerimaan Dana Desa di setiap Desa. Hanya tiga desa yang belum mengusulkan, dengan alasan bahwa yang membuat harus Kades terpilih,” ungkap Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) dan Kesbang Kabupaten Karimun, Hj Khairita, Senin (29/8).

Dari Rp 27 miliar lebih tersebut, proses pencairannya untuk tahap pertama hanya 60 persen. Kemudian, dilanjutkan pada tahap kedua bulan September 40 persen nanti sisanya. Hingga kini, penyerapan DD di setiap Desa sudah mencapai 50 persen yang diperuntukan untuk pembangunan fisik di masing-masing desa. Seperti Desa Pongkar, Jang, Teluk Radang, Sungai Ungar Utara, Sungai Ungar Kundur, Tanjungberlian Barat, Kundur Barat dan sebagainya.

“Rata-rata diperuntukan pembangunan infrastruktur dalam sarana dan prasarana pendidikan, sosial dan kebudayaan. Sesuai dengan kesepakatan yang diputuskan melalui musyawarah desa,” jelasnya.

Lanjutnya, sejalan dengan penyerapan DD di masing-masing Desa yang sudah 50 persen terealisasi, Pemerintah Pusat juga melakukan bimbingan teknis terhadap 42 Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa. Sekaligus menjawab berbagai persoalan ekonomi di Desa, serta bagaimana trik-trik menciptakan lapangan pekerjaan, mengatasi ketimpangan dan meningkatkan sumber daya manusia di Desa itu sendiri.

“Nah, ketika DD itu sudah terealisasi semuanya. Tinggal, bagaimana aparatur Desa untuk mengembangkan potensi yang ada di Desa tersebut. Yang pada akhirnya nanti bisa meningkatkan pendapatan Desa guna mewujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera,” kata wanita berjilbab ini.

Terpisah Kepala Desa Pongkar Zaher mengungkapkan, bahwa pihaknya saat ini sedang mengerjakan kegiatan inftrastruktur seperti pembangunan semenisasi jalan dibeberapa titik, pembangunan gedung serbaguna, polindes dan sebagainya.

“Kalau disini prioritas pembangunan gedung serbaguna itu yang harus di bangun. Dan saya optimis pengerjaannya selesai tepat waktu,” katanya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar