BTKLPPM Sediakan Mesin PCR Pendiagnosa Zika

659
Pesona Indonesia
 WNA yang baru tiba di Batam mengikuti pengecekkan suhu tubuh untuk mencegah menyebarnya virus Zika di Pelabuhan Internasional Harbourbay Batam, Batu Ampar, Selasa (30/8). Rezza Herdiyanto/Batam Pos

WNA yang baru tiba di Batam mengikuti pengecekkan suhu tubuh untuk mencegah menyebarnya virus Zika di Pelabuhan Internasional Harbourbay Batam, Batu Ampar, Selasa (30/8).
foto: Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pemberantasan Penyakit Menular (BBTKL PPM) Kelas I Batam telah dilengkapi dengan mesin PCR. Ini mesin yang mampu mendiagnosa penyakit melalui DNA.

Kepala BTKLPPM Kelas I Batam, Slamet mengatakan, mesin PCR ini mampu mendiagnosa penyakit Zika. Asalkan, mereka telah memiliki reagen Zika.

“Reagen itu alat pendukung untuk pemeriksaan. Kami akan berusaha mengadakan reagen itu,” tutur Slamet usai konferensi pers di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batu Ampar, Selasa (30/8).

Selama ini, mesin PCR itu digunakan untuk mendiagnosa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Sudah ada tiga rumah sakit yang bekerja-sama dengan BTKLPPM untuk pemeriksaan itu. Yakni, RS Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, RSUD Embung Fatimah, dan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.

“Pemeriksaan itu dilakukan melalui sampel darah. Penderita bisa diambil sampel darahnya dan akan kami cek di lab,” ujarnya lagi.

BTKLPPM Kelas I Batam merupakan unit pelaksana teknis (UPT) Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Ditjen PP-PL) Kementerian Kesehatan. Unit yang berkantor di Sagulung ini memiliki fungsi, antara lain, pelaksanaan laboratorium rujukan serta pelaksanaan penilaian dan respon cepat, kewaspadaan dini, dan penanggulangan wabah dan bencana. Wilayah kerja BTKLPPM Kelas I Batam meliputi Kepulauan Riau, Riau, dan Jambi. (ceu)

Respon Anda?

komentar