Defisit Daya 3 MW, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir Sepekan

500
Pesona Indonesia
PLTU Tanjungsebatak yang sudah dua bulan tidak beroperasi. foto:tri haryono/batampos
PLTU Tanjungsebatak yang sudah dua bulan tidak beroperasi. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun, mulai Senin (29/8) lalu, kembali melakukan pemadaman listrik kepada para pelanggan yang ada di Pulau Karimun besar. Pemadaman listrik terpaksa dilakukan, dikarenakan ada gangguan dua unit mesin Pembangkit Tenaga Listrik Diesel (PLTD) Bukit Carok. Sehingga, terjadi defisit daya mencapai 3 Megawatt disaat beban puncak sore hari.

”Benar pak, kita melakukan pemadaman bergilir lagi. Jadi mohon maaf kepada seluruh pelanggan PLN atas ketidaknyaman ini,” jelas Manager PT PLN (Persero) Rayon Tanjungbalai Karimun Fauzar, kemarin (30/8).

Dikatakannya, gangguan dua unit mesin PLTD tersebut pertama tube injection dan exhauts cylinder head, kemudian kedua allen pada liner dan cylinder head. Artinya, kedua mesin itu ada komponen yang rusak total sehingga harus dimatikan total mesinnya. Sehingga, secara otomatis daya yang dihasilkan kedua mesin berkurang menjadi 3 Megawatt. Dan saat ini daya secara keseluruhan hanya 23 Megawatt saat beban puncak.

”Kita sudah memesan komponen mesin tersebut. Jadi pemadaman dilakukan mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB, dalam sepekan ini. Dan kita prioritaskan pemadaman hotel-hotel,” ungkapnya.

Terpisah, Manager Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjungsebatak Lukman ketika dikonfirmasi, tentang sejauh mana overhoul untuk kedua unit mesin PLTU sejak beberapa bulan lalu mati total. Ia menjelaskan, bahwa hingga saat ini mesin unit 2 masih dilakukan perbaikan secara total yang diperkirakan selesai pada akhir bulan September mendatang.
Dan dilanjutkan pada mesin unit 1 yang mengalami gangguan dari bulan Mei lalu.

Dimana, mesin unit satu dan dua masing-masing bisa menghasilkan daya 7 Megawatt. Apabila beroperasi kedua unit tersebut akan menghasilkan 14 Megawatt. ” Masih dalam perbaikan hingga saat ini. Mesin unit 2 dulu kita selesaikan overhoulnya dahulu, ” jelasnya.(tri/bpos)

Respon Anda?

komentar