Balai Karantina Pertanian Waspadai Sapi Yang Masuk Lewat Pelabuhan Tikus

337
Pesona Indonesia

29 - Sapi Jabresbatampos.co.id – Lebaran haji sudah hampir dekat, dalam sepekan belakang ini. Intensitas masuknya sapi dan kambing di Batam meningkat.

Oleh karena itu Balai Karantina Pertanian kelas I Batam, periksa secara rinci Sapi dan Kambing yang masuk ke Batam. Hal ini untuk meminimalisir masuknya hewan berpenyakit ke Batam.

“Pengawasan itu rutin kita lakukan setiap harinya. Tentu yah, pengawasan melalui pelabuhan legal,” kata Kabid Pengawasan dan Penindakan (Wasdak) Balai Karantina Pertanian kelas 1 Batam, Ibrahim pada Batam Pos (grup batampos.co.id).

Ia mengatakan selain pengawasan, pihaknya juga memeriksaan terhadap hewan kurban yang masuk. Disebutkan olehnya pemeriksaan dimulai dari kelengkapan dokumen, serta cek kesahatan.

“Kalau terbukti tak sehat, kami tak boleh kan masuk,” ucapnya.

“Coba cek saja di Batuampar, Punggur, Sekupang, kami selalu lakukan pemeriksaan disana,” lanjutnya. Namun menurutnya, dirinya tak bisa menjamin bahwa Sapi dan Kambing di Batam steril dari penyakit.

“Kalau lolos dari tentu sehat. Tapi kan ada pelabuhan tak resmi. Bisa saja masuk dari sana,” ungkapnya.

Ia menyebutkan hewan kurban yang masuk ke Batam saat ini, berasal dari Lampung. “Baik itu Sapi maupun Kambing, dari sana,” tuturnya.

Mengenai jumlah hewan kurban yang masuk ke Batam hingga saat ini. Ibrahim mengatakan kurang tahu jumlah pastinya. “Tidak tau, itu bagian lain. Kami hanya pengawasan saja,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar