Delapan Kandidat Sekda Kepri Jalani Assesment Centre Hari Ini

651
Pesona Indonesia
Eko Prasojo. Foto:Yusnadi/Batampos
Eko Prasojo. Foto:Yusnadi/Batampos

batampos.co.id – Delapan kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri defenitif akan diuji mengenai kecakapan dan pengetahuannya lewat seleksi Asessment Centre, hari ini, Kamis (1/9) di Hotel CK, Tanjungpinang. Sejumlah kandidat sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan seleksi tersebut.

“Seleksi Assement Centre tentunya untuk melihat kecakapan dan pengetahuan masing-masing kandidat. Seperti apa bentuk pertanyaannya, masih jadi rahasia kami,” ujar Ketua Pansel Sekda Kepri, Eko Prasojo, Rabu (31/8)

Syamsul Bahrum, salah satu kandidat bergelar doktor mengatakan tidak ada persiapan khusus yang dilakukan dirinya untuk menatap ujian seleksi Asessment Centre hari ini. Menurut Asisten II Pemprov Kepri itu, saat ini dirinya lebih rileks dengan kumpul bersama keluarga. Hal yang tidak dilupakan untuk dilakukan adalah berdoa kepada Allah SWT.

“Insya Allah ready (siap) untuk besok (hari ini, red). Makanya sekarang sedang menjaga kondisi fisik. Sehingga bisa fokus untuk menyelesaikan tahapan Assement Centre yang dibuat Pansel,” ujar Syamsul Bahrum.

Hal yang sama juga dikatakan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, Raja Ariza mengatakan dirinya fokus untuk menjaga kesehatan fisik. Apalagi tahapan Asessment Centre digelar selama dua hari. Untuk menyiasati itu, dirinya juga akan mempersiapkan segala sesuatunya.

Kandidat lainnya, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kepri, Edy Sofyan juga mengatakan tidak ada melakukan persiapan khusus. Diakuinya dirinya pernah mengikuti Asessment Centre. Disebutkannya tes yang pernah dilewati olehnya adalah berupa pertanyaan-pertanyaan dengan pilihan.

“Selain itu ada juga pertanyaan-pertanyaan esai yang harus dijawab. Karena memang tahapan ini untuk mengetahui knowledge dan kecakapan seseorang,” papar Edy.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharuddin mengatakan dirinya juga sedang menjaga kondisi fisik untuk tetap prima. Hal lain yang dilakukan dirinya adalah berusaha, seperti membaca buku seputar tentang pemerintahan dan pembangunan masyarakat.

“Saya juga mempelajari buku perencanaan pembagunan daerah dalam era etonomi. Saat meraih esselon II saya pernah mengikuti Asessmen. Tentu akan berbeda dengan Asessment kali ini,” ujar Nahar.

Pria lulusan Magister Perencanaan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta tersebut menambahkan, seleksi yang pernah ia jalani, pada Asessmen biasanya adalah pertanyaan-pertanyaan tertulis yang diajukan. Dan pertanyaan tersebut harus diselesaikan dalam waktu ditentukan. Tujuannya adalah untuk memahami intelejensia, kecapakan, dan keterampilan.

“Yang penting saya berusaha, apapun hasilnya nanti adalah rencana Allah SWT. Karena yang terbaik adalah rencana Allah. Mudah-mudahan bisa menyelesaikan tahapan tersebut dengan baik nantinya,” harap Nahar.

Seperti diketahui, pemberitahuan kelulusan peserta tertuang dalam surat pengumuman Nomor 03/Pansel-JPTM/KEPRI/2016 tentang hasil seleksi penulisan makalah calon pimpinan tinggi madya Sekda Kepri. Adapun daftar pelamar yang lulus seleksi penulisan makalah sesuai abjad adalah, Edy Sofyan, Muhammad Hasbi, Naharuddin, Raja Ariza, Reni Yusneli, Syamsuardi, Syamsul Bahrum, dan T.S. Arif Fadillah.

Kemudian, bagi peserta yang lulus, diwajib untuk mengingkuti proses seleksi selanjutnya. Eko juga mengingatkan, bagi peserta untuk hadir lebih awal. Yakni 15 menit sebelum dimulainya proses Asessment Centre pada pukul 08.00 WIB, Kamis-Jumat (1-2/8) di Hotel CK, Tanjungpinang.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar