Tekong Pompong Tenggelam Minta Maaf kepada Keluarga Korban

571
Pesona Indonesia
Tekong pompong. foto:osias de/batampos
Tekong pompong. foto:osias de/batampos

batampoos.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang, saat ini masih melakukan pendalaman dalam proses penyelidikan tenggelamnya pompong tujuan Tanjungpinang – Pulau Penyengat yang menewaskan belasan penumpang, pada Minggu (21/8) lalu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, melalui Kasat Reskrim AKP Andri Kurniawan, mengatakan proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya perlu kehati-hatian untuk penerapan pasalnya. Untuk itu pihaknya akan kembali melakukan pemanggilan ulang terhadap delapan orang saksi yang sudah di periksa.

“Pendalamannya mulai dari unsur kelalaian dan lainnya. Untuk itu perlu kehati-hatian,”ujar Andri kepada sejumlah wartawan saat ditemui dikantornya, Rabu (31/8).

Dikatakan Andri, pihaknya juga harus berhati-hati terhadap siapa akan disangkakan atas jatuhnya korban meninggal dalam peristiwa tenggelamnya Pompong tujuan Tanjungpinang – Penyengat tersebut.

“Menetapkan orang sebagai tersangka juga perlu kehati-hatian. Untuk itu unsur kelalaian dan lain sebagainya masih terus kami lakukan pendalaman,”kata Andri.

Dilanjutkan Andri, jika nanti pihaknya telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan kembali terhadap para saksi. Pihaknya akan menyampaikan sudah sejauh mana tindak lanjut proses penyelidikan yang dilakukan.

“Tindak lanjutnya akan kami sampaikan. Yang jelas saat ini masih di lakukan penyelidikan,”sebutnya.

Seperti diketahui, Said Ismarullah (36), nahkoda pompong tujuan Tanjungpinang – Pulau Penyengat yang tenggelam dan menewaskan 15 orang penumpang, Selasa (30/8) lalu, diperiksa pihak Polisi.

Kepada wartawan, Said mengaku diperiksa selama tujuh jam. Adapun pertanyaan yang diajukan penyidik kepada dirinya terkait dengan seputaran atas peristiwa tenggelamnya pompong yang dinahkodainya. Namun, dirinya lupa beberapa pertanyaan yang diajukan penyidik kepada dirinya.

Atas peristiwa yang menewaskan belasan penumpang tersebut, Said memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga korban dalam musibah tenggelamnya pompongnya tersebut.

“Ribuan maaf kepada korban beserta keluarganya atas peristiwa tersebut,” pinta Said.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar