Bintan Masuk Nominasi Penghargaan Wahana Tata Nugraha Nasional

403
Pesona Indonesia
Asisten III Pemkab Bintan, Raja Akib Rachim memimpin persentasi penyediaan sarana dan prasarana lalulintas di hadapan Kemenhub RI di Ruang Rapat III, Kantor Bupati Bintan, kemarin. Foto:Harry/Batampos
Asisten III Pemkab Bintan, Raja Akib Rachim memimpin persentasi penyediaan sarana dan prasarana lalulintas di hadapan Kemenhub RI di Ruang Rapat III, Kantor Bupati Bintan, kemarin. Foto:Harry/Batampos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Bintan masuk nominasi 10 besar dari 230 kabupaten/kota yang mengikuti perlombaan Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional 2016. Prestasi gemilang yang diraih Bintan pada bidang sarana dan prasarana lalulintas kelas kota sedang itu akan kembali dinilai oleh Kementrian Perhubungan (Kemenhub) untuk menentukan posisi lima besar.

Penilaian tahap II yang dilakukan Kemenhub itu dilaksanakan dari 29 Agustus-2 September 2016. Tim penilai yang terdiri dari lima orang itu akan meninjau seluruh sarana dan prasarana lalulintas yang ada di daratan Kabupaten Bintan.

“Kita lakukan penilaian tahap ke II dan III WTN di Bintan. Aspek yang ditinjau yaitu sarana dan prasarana, penataan lalulintas, angkutan umum dan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Kabid Program dan Evaluasi Puslitbang Transportasi Jalan Kemenhub, Felix Iryantomo usai meninjau wilayah Kabupaten Bintan di Kantor Bupati, kemarin.

Dari hasil peninjauan di lapangan, lanjutnya, ditemukan kelebihan dan kekurangan terhadap aspek lalulintas yang dimiliki Kabupaten Bintan. Untuk yang baik menurutnya terletak pada aspek ketersediaan sarana dan prasarana penunjang lalulintasnya. Diantaraanya rambu-rambu jalan, kondisi jalan, dan pelayanan terhadap masyarakat. Sedangkan yang masih kurang itu didapati pada ketersediaan fasilitas bagi pengguna jalan kaki atau trotoar. Kemudian juga didapati markah jalan yang sudah mulai pudar dan minimnya ketersediaan rambu penunjuk jurusan di setiap sudut dan persimpangan kawasan.

“Wilayah yang berdampak pada pengurangan nilai di WTN ini ditemukan di Kijang. Di sana banyak kita dapati fasilitas khusus pejalan kaki malah digunakan oleh pedagang kaki lima. Begitu juga markah jalannya yang sudah mulai pudar,” jelasnya.

Nantinya hasil penilaian ini, Kata dia, akan dikumpulkan dengan berkas penilaian dari kabupaten/kota lainnya. Selanjutnya seluruh berkas penilaian itu akan diseleksi untuk mencari daerah yang terbaik dan berhak mendapatkan Piala WTN 2016 ini.

“Bagi wilayah yang terbaik akan kita umumkan bertepatan dengan perayaan Hari Perhubungan Nasional pada 17 September mendatang. Kita akan usulkan penyerahaan Piala WTN tahun ini akan diberikan oleh Pak Jokowi (Presiden RI) di Istana Merdeka,” bebernya.

Sementara Asisiten III Bidang Administrasi Pemkab Bintan, Raja Akib Rachim mengatakan Pemkab Bintan sangat optimis untuk merebut kembali Piala WTN. Jika optimisnya terwujud, piala ini menjadi ketiga kalinya yang diraih secara berturut-turut.

“Kita berhasil meraih Piala WTN ini dari 2014 dan 2015. Semoga saja 2016 kita mendapatkannya kembali,” katanya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar