Ikut Nyabu, Oknum Pegawai Sipir Lapas Akan Kena Dua Sanksi

674
Pesona Indonesia
Polisi menggiring tiga tersangka pengedar narkoba saat ekspos di Satresnarkoba POlresta Barelang, Rabu (31/8). Tengah adalah petugas sipir yang ikut ditangkap karena terlibat pengedar narkoba di Lapas Barelang. F. Dalil Harahap/Batam Pos
Polisi menggiring tiga tersangka pengedar narkoba saat ekspos di Satresnarkoba Polresta Barelang. Tengah adalah petugas sipir yang ikut ditangkap karena terlibat pengedar narkoba di Lapas Barelang. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Ronald, oknum pegawai sipir di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batam yang dibekuk oleh anggota Satnarkoba Polresta Barelang karena menggelar pesta narkoba dan kepemilikan empat gram sabu di salah satu tempat hiburan malam belum lama ini terancam dua hukuman.

Selain harus menjalani hukuman pidana, Ronald juga akan dikenakan saksi kepegawaian sebagai pegawai negeri sipil.

“Kalau terbukti bersalah ya sanksi kepegawaian negerinya juga ada, “ujar kalapas Batam Marlik Subianto, kemarin (1/9).

Sanksi kepegawaian yang dimaksud kata Marlik bisa saja diberhentikan secara tidak hormat jika masuk dalam kategori pelanggaran berat.

“Tergantung dari pelanggarannya. Kalau berat ya diberhentikan secara tidak hormat karena pelanggaran seperti ini ya sudah sering diwanti-wanti agar petugas sama sekali tak boleh terlibat dengan masalah narkoba atau pelanggaran lainnya,” ujarnya.

Dengan adanya penangkapan dan penahanan salah satu oknum pegawai sipir itu Marlik mengatakan, pihaknya tidak akan ikut campur dan menyerahkan sepenuhnya kepada petugas penegak hukum untuk proses hukumnya.

“Semua pegawai sipir atau petugas di sini sudah diwanti-wanti untuk tidak terlibat dengan pelanggaran. Jadi kalau ada kejadian seperti ya silahkan diproses,” ujarnya.

Kepala seksi pembinaan dan penddikan (Kasi Binadik) Lapas Batam Rommy menambahkan bahwa, penangkapan Ronald itu tidak ada kaitannya dengan isu peredaran narkoba dalam Lapas yang hangat dibicarakan belakangan ini.

“Itukan kejadian di luar. Di dalam sini aman- aman saja,” ujarnya.

Bahkan Rommy menyebutkan bahwa lingkungan Lapas Batam sejauh ini masih terkendali dengan baik dan belum ditemui masalah apapun terkait dengan peredaran narkoba dalam lapas.

“Setiap hari rutin kami lakukan pemeriksaan dan belum ada temuan apapun,” ujarnya.

Sehingga penangkapan Ronald itu tidak ada kaitan apapun dengan isu peredaran narkoba dalam lapas yang melibatkan petugas sipir. (eja)

Respon Anda?

komentar