Kabel Tegangan Tinggi Tertimpa Batang Kelapa, Listrik Padam

630
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Listrik di wilayah Tarempa dan sekitarnya padam selama beberapa jam. Hal ini disebabkan karena jaringan PLN┬ábertegangan tinggi yang ada di Bakar Batu, Kampung Melayu, Kelurahan Tarempa, tertimpa batang kelapa, Kamis (1/9) sekitar pukul 02.30 dini hari.

Pantauan di lapangan, batang kelapa tersebut terlihat sudah lama mati karena sering terkena panas dan hujan, maka batang kelapa itu sudah mulai lapuk. Kurang lebih 5 meter bagian atas batang kelapa yang sudah lapuk itu patah dengan sendirinya karena tidak kuat lagi menopang beban. Kemudian patahan batang kelapa itu menimpa kabel tegangan tinggi. Kerena sudah lapuk, batang yang menimpa kabel patah menjadi dua bagian.

Agus salah seorang warga sekitar mengakui pohon kelapa itu memang awalnya sengaja dimatikan tapi tidak ditebang langsung karena di sekitar batang kelapa ada perumahan warga.

Maksudnya batang kelapa itu dimatikan supaya lapuk dulu dengan harapan setelah lapuk, batang kelapa bisa rontok sedikit-demi sedikit tapi ternyata patah duluan. “Padahal tidak ada angin kecang, mungkin sudah terlalu lapuk,” ungkap Agus.

Kepala Sub Rayon PLN Tarempa Dedi Prima Irawan, mengakui adanya pemadaman sementara setelah adanya kejadian itu. Menurutnya, kejadian ini masih sering terjadi sebab mayoritas tiang listrik di bangun di area kebun masyarakat dan itu harus dilakukan. Karena letak wilayahnya yang berbukit mengharuskan pemasangan tiang listrik di dekat lokasi kebun milik masyarakat.

Kejadian semacam itu tidak bisa dihindarkan, sewaktu-waktu akan mengalami gangguan terhadap jaringan listrik akibat tumbangnya pohon. Pihaknya terpaksa melakukan pemadaman untuk sementara waktu kerena tenaga teknisnya sedang melakukan perbaikan terhadap jaringan listrik itu. “Listrik terpaksa kita padamkan,” ungkap Dedi, Kamis (1/9).

Ia juga berharap kepada masyarakat agar dapat menyampaikan keluhan atau saran terkait layanan yang diberikan pihaknya. Hal ini ia butuhkan untuk dapat meningkatkan pelayanan secara maksimal dan menjadikan listrik bagian dari segala aspek kebutuhan masyarakat. “Setelah selesai perbaikan listrik akan dihidupkan kembali,” ucapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar