Kejahatan Anak Berawal dari Warnet

451
Pesona Indonesia
Satpol PP Kota Batam saat merazia sebuah warnet di kawasan Ruko Golden Land, Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Satpol PP Kota Batam saat merazia sebuah warnet di kawasan Ruko Golden Land, Batamcenter beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kejahatan yang dilakukan anak dinilai akibat salah pergaulan. Anak-anak yang terlibat dan melakukan aksi kriminalitas tersebut mayoritas bergaul di warung internet (warnet).

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian mengatakan rata-rata anak yang diamankan pihaknya mengaku mempelajari kejahatan dari warnet. Seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pembobolan rumah.

“Di warnet semua bisa diakses. Dan banyak video yang bisa mempengaruhi mereka,” ujar Memo di Mapolresta Barelang, kemarin.

Dia menjelaskan selain mempelajari aksi kriminalitas, rata-rata anak yang bergaul di warnet mengakses video pornografi. Sehingga mereka menjadi korban dan pelaku pelecehan seksual.

“Semua hal negatif bisa ada di sana (warnet). Dan mereka tanpa pengawasan orangtua,” terang Memo.

Sebelumnya, sambung Memo, pihaknya mengamankan kelompok anak yang terlibat pengroyokan di Perumahan Buana Vista, Nongsa.

Keenam pelaku tersebut diketahui bergaul di warnet dan terlibat perampokan di sejumlah perumahan.

“Mereka bergaul dan hari-hari di warnet itu,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Komisioner Komisi Perlindunhan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Erry Syahrial. Menurutnya, pergaulan anak di warnet tanpa pengawasan orangtua.

“Di sana (warnet) bisa saja mereka sambil menegak miras (minuman keras),” ujarnya.

Dia menegaskan kepada Pemerintah Kota untuk menindak warnet yang di dalamnya kerap ditemukan anak-anak. Selain itu, melakukan razia secara rutin dan membatasi jam operasional. (opi)

Respon Anda?

komentar