Pengakuan Penumpang Batam ke Singapura tentang Isu Zika, Santai Aja

501
Pesona Indonesia
Alat monitor suhu tubuh (Thermal Meter) penumpang dari Singapore dan Malaysia yang terpasang di sejumlah pelabuhan di Batam yang merupakan upaya dari Kementrian Kesehatan Indonesia terhadap virus Zika, Pelabuhan Internasional Batamcenter, Rabu (31/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Alat monitor suhu tubuh (Thermal Meter) penumpang dari Singapore dan Malaysia yang terpasang di sejumlah pelabuhan di Batam yang merupakan upaya dari Kementrian Kesehatan Indonesia terhadap virus Zika, Pelabuhan Internasional Batamcenter, Rabu (31/8). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Di Indonesia dan Batam khususnya isu zika begitu mengemuka. Pemerintah Indonesia begitu waspada, eh, pemerintah Singapura justru lebih santai menghadapi kasus Zika ini. Mereka bahkan tidak melakukan pemeriksaan terhadap para penumpang feri yang hendak berlayar keluar Singapura, khususnya Batam.

“Saya baru tahu tadi ketika dibagikan kartu itu,” kata Lona saat ditemui di lobiĀ  kedatangan Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, kemarin.

Wanita yang baru saja datang dari Singapura itu mengatakan, kondisi di Singapura normal-normal saja. Begitupun kondisi di pelabuhan. Ia tak mendapatkan pemeriksaan apapun ketika hendak pergi ke Batam.

“Di sini saja yang seperti ini. Ada-ada saja,” ujarnya.

Sama halnya dengan Lona, Deni juga mengaku tidak khawatir dengan virus tersebut. Ia tidak merasakan ada perbedaan di Singapura. “Tidak ada pemeriksaan apapun di sana. Seperti biasa saja,” ujar pria yang bekerja di Singapura tersebut.

Penumpang asal Singapura, Marvel, namun demikian, merasa wajar dengan pemeriksaan tersebut. Ia pernah mendapatkan pemeriksaan serupa ketika virus Mars merebak. Hal tersebut tidak menghalanginya untuk bepergian.

“Saya tidak tahu apa yang mereka (petugas kesehatan) katakan. Tapi saya tahu apa yang mereka lakukan. Silakan saja,” ujarnya dalam bahasa Inggris. (ceu/she/cr13)

Respon Anda?

komentar