Bupati Natuna Kritik Program Kerja Bupati Anambas

700
Pesona Indonesia
Bupati Natuna, Hamid Rizal. foto:aulia rahman/batampos
Bupati Natuna, Hamid Rizal. foto:aulia rahman/batampos

batampos.co.id – Bupati Natuna Hamid rizal mengkritik program kerja Bupati kepulauan Anambas Abdul Haris terutama program kerja pembangunan Masjid Agung Kabupaten Kepulauan Anambas.

Hamid Rizal, mengatakan pembangunan masjid memang diperlukan. Namun masih banyak hal lain yang lebih penting dibandingkan pembangunan masjid itu. Apalagi pembangunannya menghabiskan puluhan miliar. Menurutnya lokasi masjid juga sangat menentukan, jika lokasinya jauh dari pemukiman warga, siapa yang akan datang ke masjid besar itu.

“Bukan kita tidak setuju dengan pembangunan masjid, tapi masjid yang ada saja masih kosong jamaahnya, saat salat berjamaah saja hanya beberapa shaf, kan masih banyak kebutuhan lainnya yang mendesak, kalau pembangunan bandara itu boleh lah,” ungkap Hamid kepada media beberapa waktu lalu.

Belum lagi pada saat pemeliharaan masjid itu sendiri. Bakalan akan menghabiskan uang karena masjid yang besar memerlukan pemeliharaan yang besar.

Mengenai ketersediaan anggaran, kata Hamid, Anambas masih sangat cukup karena masih mendekati Rp 1 trilliun. “APBD Anambas termasuk masih besar, masih sangat besar, dulu saja waktu masih Natuna, APBD kita hanya sekitar Rp 200 miliar sampai Rp 300 miliar, pembangunan juga sampai ke sini (Anambas waktu belum dimekarkan),” tegasnya.

Yang penting, kata Hamid, jika untuk meningkatkan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus kerja ikhlas, jangan ada embel-embel, pasti daerah itu akan maju.

Kritik tersebut disampaikan karena dirinya merasa Anambas merupakan bagian dari Natuna sebelumnya. Dirinya juga tidak jarang meminta kepada pemerintah pusat agar Anambas diperhatikan.

Sebelumnya, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, mengatakan pemerintah akan lebih fokus melaksanakan program kerja sesuai dengan yang direncanakannya. Pembangunan yang menjadi prioritas untuk tahun 2017 kedepan, yakni akan membebaskan lahan Masjid Agung yang berada di jalan Tanjung Momong dan pembebasan lahan Bandara Letung.

“Program kerja untuk tahun 2017 nanti pemerintah akan lebih fokus dalam pembebasan lahan yakni untuk pembangunan Masjid Agung dan penambahan lahan Bandara Letung,” ungkap Bupati Abdul Haris, Selasa (30/8).

Menurutnya kedua program tersebut sangat penting untuk kepentingan masyarakat dan hal itu sesuai dengan usulan masyarakat kepada pemerintah sebelumnya. Untuk Masjid Agung khususnya masyarakat kota Tarempa dan sekitarnya menantikan realisasi pelaksanaan pembangunannya, bahkan pemilik lahan juga selalu mempertanyakan kepadanya tentang perihal tersebut. “Kemarin sejumlah masyarakat sudah silahturahmi ke kantor saya untuk mempertayakan prihal tersebut,” ucapnya.

Tambahnya, program itu sudah dimasukan ke dalam draf pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) dan akan dibahas oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam waktu dekat. Pemerintah akan melakukan persentasi terkait hal itu, dan tergantung kepada anggota DPRD agar dapat disahkan.

Diakuinya sejauh ini pemerintah daerah juga telah melakukan efesiensi anggaran, akan tetapi untuk pembangunan kepentingan masyarakat diutamakan. “Jika untuk kepentingan masyarakat akan saya utamakan,” jelasnya.(sya/bpos)

Respon Anda?

komentar