Bus Pengangkut 42 Mahasiswa Unimed Terjun ke Jurang, Ini Fotonya…

981
Pesona Indonesia
Bus pembawa 42 mahasiswa Unimed masuk kedalam jurang di Kabupaten Karo.
Bus pembawa 42 mahasiswa Unimed masuk kedalam jurang di Kabupaten Karo.

batampos.co.id – Satu unit bus pariwisata yang mengangkut rombongan mahasiswa/mahasiswi Universitas Medan (Unimed) masuk jurang di jalan Medan-Sidikalang KM 108-109 di Desa Pangambatan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sabtu (3/9) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

Akibat insiden Kecelakaan Lalulinta (Lakalantas) bus Mercedes putih nomor polisi (nopol) B 7168 IA, yang mengangkut 42 orang penumpang didalamnya mengalami luka-luka. Namun, dalam kecelakaan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Atas kejadian itu, Polisi lalulintas setempat melakukan evakuasi korban ke Rumah sakit umum Efarina Etaham, Rumah sakit Sidikalang, Korban 1 org dirujuk ke rumah sakit di Medan,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting seperti diberitakan Sumut Pos (Jawa Pos Group) hari ini (3/9).

Rina menjelaskan kronologis kejadian bus naas itu, berawal pada saat bus tersebut datang dari arah Medan menuju Sidakalang rencan wisata ke Taman Iman, Sidangkalang dengan mengangkut membawa penumpang 42 orang mahasiswa/mahasiswi.

“Setiba diloksi kejadian pada jalan tikungan kekiri dua arah, aspal hotmix dan bagus. Namun, cuaca hujan, arus lalin sepi, supir yang mgemudikan bus diduga mengantuk dan tidak menguasai kondisi jalan kemudian dari arah berlawanan datang kenderaan jenis mobil, sehingga pngemudi mobil Pariwisata terkejut dan banting stiur trlalu ke kiri yang mengakibatkan mobil terperosok masuk kedalm jurang sedalam 20 Meter,” jelasnya.

Namun, naas juga yang dialami supir dan penumpang Kijang Innova warna hitam dengan nomor polisi (Nopol) BK 70 HT niat melihat dan membantu evakuasi. Tapi, sang supir lupa menarik rem tangan. Akibatnya, mobil tersebut ikut masuk jurang.

“Mereka penumpang mobil Innova berhenti memarkirkan mobilnya sebelah kanan badan jalan menuju Medan jalan lingkungan arah menurun turun Pengemudi Inova dan temanya meninggalkan mobil dengan maksud melihat bus yang masuk jurang dan menolong korban. Namun pada saat pengemudi mobil Innova membantu evakuasi korban penumpang bus.

Tiba-tiba tidak diketahui mobil inovana berjalan sendri dan lagsug terperosok masuk kedalam jurang sedalam 15 Meter yang berjarak lebih kurag 50 Meter dari lokasi jatuhnya Bus pariwisata,” urai perwira melati tiga itu.

Dengan kejadian Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Karo melakukan evakuasi seluruh korban dan melakukan penyidikan untuk mengetahui persis lakalantas tersebut.

“Untuk korbn dari mobil innova nihil dan korban jiwa tidak ada,” tutur Rina.

Rina mengungkapkan kondisi mobil Bus pariwisata yang dikemudi Marga Saragih mengalami rusak ringsek dan kaca pecah semuanya. Kemudian, Mobil Innova dikemudikan Hasanudin Saragih mengalami rusak ringsek bagian depan dan kaca depan pecah.

“Kerugian materil Rp 200.000.000. Tidakan dilakukan melakukan Panggil mobil derek untuk evakuasi kedua kenderaan. Sementara mob Inova telah dievakuasi. Kemudian, mobil bus belum dapat dievakuasi degan satu unit mobil derek. Atas hal itu, harus 2

unit mobil derek, sehingga menunggu mobil yang satu unit lagi dari Medan,” tandasnya.(jpg)

Unimed Nyatakan Kegiatan Mahasiswa Ilegal Tanpa Diketahui Fakultas

MEDAN-Kegiatan Mahasiswa mandiri yang dilakukan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Medan (Unimed) di tanam Iman, Sidikalang dinyatakan pihak Rektorat Unimed dilakukan ilegal tanpa sepengetahuan pihak Fakultas dan Universitas.

“Kita tidak tahu mereka pergi. Mahasiswa melakukan perjalanan dilakukan oleh komunitas mahasiswa, dengan tanpa izin kepala jurusan (Kajur) dan Fakultas. Itu Kegiatan mandiri yang dilakukan mahasiswa,” jelas Humas Unimed, M Surif saat dikonfirmasi Sumut Pos, Sabtu (3/9) sore.

Dia menyebutkan kegiatan mahasiswa mandiri diikuti kurang lebih 200-an mahasiswa dengan menumpang empat bus pariwisata. Namun, dari empat bus hanya satu bus mengalami kecelakaan dan masuk jurang di jalan Medan-Sidikalang KM 108-109 di Desa Pangambatan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sabtu (3/9) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.

“Untuk kondisi korban ada 14 orang luka ringan, 3 orang luka berat. Di Rs Martena di Medan,” jelasnya.

Kemudian, mahasiswa yang mengikuti merupakan mahasiswa baru dari semester 1 hingga semester 7 di Fakultas Sosial Unimed. Atas hal itu, pihak Universitas dan Fakultas melakukan kordinasi dengan Polres Karo.

“Kita membantu sibisa mungkin dan melakukan kordinasi dengan pihak Polres Karo. Mahasiswa pergi dengan menumpang 4 bus, 3 bus mahasiswa lama, 1 bus mahasiswa baru. Sedangkan, Bus masuk jurang ditumpangi mahasiswa semester 5 dan 7,” jelasnya.(gus)

Respon Anda?

komentar