Dilalui Truk Pengangkut Tanah, Jalan Fisabilillah Rusak

470
Pesona Indonesia
Beberapa lubang jalan yang membahayakan penguna jalan terutama penguna motor yang melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batamcenter, Jumat (2/9). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos
Beberapa lubang jalan yang membahayakan penguna jalan terutama penguna motor yang melintas di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Batamcenter, Jumat (2/9). F.Rezza Herdiyanto/Batam Pos

batampos.co.id – Jalan Raja Haji Fisibalillah atau jalan utama Simpang Jam menuju Engku Putri saat ini rusak parah. Sepanjang jalan ditemukan lubang, dan debu yang bertebaran.

Kondisi ini dikeluhkan sejumlah pengendara. Hal ini dinilai dapat mengancam keselamatan para pengendara sepeda motor.

Denis, salah seorang pengendara mengaku kesal dengan kondisi jalan tersebut. Ia menilai kerusakan jalan disebabkan banyaknya truk pengangkut tanah yang kerap lalu-lalang pada malam hari.

“Setiap hari dilalui alat berat, ya pasti rusak. Sepanjang jalan sudah berlubang,” ujar Denis, kemarin.

Menurutnya, jalan itu diperparah dengan gelombang. Serta pada malam hari, jalan tersebut tidak memiliki penerangan.

“Malam mobil angkut tanah itu bolak-balik. Dari simpang jam lampu jalan sudah padam,” terangnya.

Dia berharap pemerintah segera memperbaiki jalan itu. Sebelumnya, beberapa pengendara motor meregang nyawa akibat aksi ugal-ugalan truk pengangkut tanah.

“Jangan sampai korbannya semakin banyak,” paparnya.

Hal senada disampaikan Ayu, warga sekitar. Menurutnya, jalan tersebut baru saja diperbaiki. Namun, akibat banyaknya truk pengangkut tanah yang melewati, jalan tersebut ambruk.

“Belum setahun diperbaiki kok. Sekarang sudah rusak,” ujarnya.

Dia menjelaskan truk itu mengangkut tanah dari kawasan Baloi Kolam menuju Ocarina. Tujuannya untuk menimbun laut atau aktivitas reklamasi.

“Kalau aktivitasnya (pengangkutan tanah) sudah enam bulanan. Yang pasti jalan ini harus diperbaiki,” tutupnya. (opi)

Respon Anda?

komentar