Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Luky dan Nanda, penjambret yang ditangkap massa di Kampung Bawean ternyata sudah beraksi sebanyak 32 kali. Mereka sengaja mendatangi Batam untuk melakukan aksi kriminalitas.

“Mereka pemain (penjambret) musiman. Dan kasus ini masih kita kembangkan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuampar, AKP Kahardani, kemarin.

Dari pengakuan pelaku, mereka beraksi secara kelompok. Pelaku rata-rata mengincar pengendara sepeda motor wanita.

“Kita sedang mencari barang bukti dan lokasi mereka beraksi (menjambret). Pengakuan mereka baru 32 TKP,” terangnya.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan sepeda motor Yamaha Vixion. Motor tersebut dikendarai Nanda, sedangkan Luky bertugas mengeksekusi atau menarik tas korban.

“Barang buktinya sudah kita amankan,” tegasnya.

Kahardani menambahkan sebelum tertangkap menjambret di Kampung Bawean, ke dua pelaku baru saja menjambret di Jalan Duyung, Batuampar.

“Dari situ pelaku mendapatkan tas dan barang berharga korban. Untuk lengkapnya, nanti kita ekspos,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Luky dan Nanda dua penjambret babak belur dihajar massa, di depan Kampung Bawean, Rabu (31/8) pukul 21.30 WIB. Mereka terjatuh saat merampas tas seorang pengendara wanita bernama Risma.

Beruntung dalam kejadian itu, ke dua pelaku terjatuh dari sepeda motornya. Dan ke dua pelaku diamankan warga. (opi)

Respon Anda?

komentar