Mendagri Beri Waktu 1,5 Bulan untuk Pilih Wagub Kepri

1024
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, meminta jajarannya untuk mempercepat proses administrasi penetapan wakil gubernur (Wagub) Kepri. Tjahjo memberi ultimatum, proses ini harus beres paling lama dalam 1,5 bulan ke depan.

“Saya sudah minta Sekjen (Sekretaris Jenderal Kemendagri Yuswandi A Temenggung, red) untuk mempercepat proses administrasi wagub Kepri,” kata Tjahjo saat melantik pejabat eselon II Kemendagri, Jumat (2/9).

Menurutnya, masalah administrasi untuk pengisian posisi wagub Kepri harus segera diselesaikan. Karena sudah terlalu lama kursi wagub Kepri lowong.

“Paling lambat dalam satu setengah bulan harus sudah selesai,” ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini posisi wagub Kepri masih kosong. Pasalnya, Nurdin Basirun yang sebelumnya menempati posisi itu naik menjadi gubernur Kepri menggantikan M Sani yang meninggal dunia.

Selain wagub Kepri, Tjahjo juga meminta jajarannya segera menyelesaikan administrasi penetapan wagub Riau yang saat ini juga masih kosong. Kekosongan jabatan wagub Riau ini sejak Arsyadjuliandi Rachman dilantik menjadi gubernur di provinsi yang beribu kota di Pekanbaru itu. Arsyad yang semula wakil gubernur, naik menjadi gubernur menggantikan Anas Maamun yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena suap.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, mengaku sudah menerima radiogram dari Kemendagri terkait percepatan proses pemilihan wagub Kepri. Kata dia, selama ini dirinya juga cukup sering mengingatkan jajarannya untuk memperhatikan persoalan ini.

“Mana calon dari partai pengusungnya, kapan lagi? Siapa lagi kandidatnya? Mereka semua tertutup belum menyampaikan kepada kita walaupun secara non-formal,” kata.

Namun, Jumaga mengingatkan, bahwasanya tahapan pemilihan calon wakil gubernur ini harus disampaikan secara formal. Sedangkan yang lebih berhak mengajukannya, dalam hal ini partai politik pengusung maupun koalisi, belum menyampaikan apa-apa. “Sehingga persoalan wagub ini terhambatnya bukan di DPRD,” kata politisi PDIP ini.

Akan lain cerita bilamana calon wakil gubernur sudah diajukan, namun DPRD Kepri tidak lekas melanjutkan tahapannya.

“Kalau sudah diajukan ke kami, lalu kami tidak bekerja, tidak membentuk panitia, tidak membuat tentatif, baru radiogram itu pas buat DPRD Kepri. Kami kan masih menunggu dari partai pengusung,” ungkapnya. (ara/aya)

Respon Anda?

komentar