Demokrat Usung Mayjen TNI Nasir dan Adik Sani untuk Cawagub Kepri

2968
Pesona Indonesia
Isdianto dan Mayjen TNI (purn) M Nasir. Foto: istimewa
Isdianto dan Mayjen TNI (purn) M Nasir. Foto: istimewa

batampos.co.id – Empat bulan berproses, Partai Demokrat akhirnya merekomendasikan dua tokoh asal Kepri untuk bertarung di pemilihan Wakil Gubernur Kepri mendampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Satu dari dua tokoh itu adalah kader Demokrat sendiri yakni Mayjen TNI (Purn) HM.Nasir. Satu lainnya yakni Kepala Dinas Pendapatan Daerah (dispenda) Propinsi Kepri, Isdianto.

Isdianto sendiri adalah adik kandung mantan Gubernur Kepri HM Sani. Kedua tokoh ini mengalahkan 13 tokoh lainnya yang sempat mendaftarkan diri ke partai besutan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu pada bulan Mei lalu pasca wafatnya HM Sani dan dilantiknya Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri.

Sumber koran Batam Pos (grup batampos.co.id) menyebutkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat telah mengeluarkan rekomendasi untuk Nasir dan Isdianto sejak Jumat (2/9/2016) lalu.

“Besok (hari ini,red) Pak Isdianto ke Jakarta untuk ambil rekomendasi dari DPP sebagai calon wakil gubernur,” ujarnya, Sabtu (3/9/2016).

Terpisah, Sekretaris DPP Demokrat Kepri Husnizar Hood menyatakan hingga kemarin pihaknya belum mendapat tembusan rekomendasi dari DPP terkait siapa cawagub yang disetujui untuk diusung nanti.

“Rekomendasi DPP belum saya terima. Ini saya lagi di Jakarta kok,” ujar Husnizar.

Husnizar cs ke Jakarta juga untuk menjemput rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh DPP.

Sebelumnya Sekretaris DPP Demokrat, Hinca Panjaitan menyebutkan pemilihan calon wakil gubernur ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai yang dipimpin langsung Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Hinca juga menyebutkan majelis tinggi telah bersidang untuk menentukan calon wagub yang diusung untuk kemudian dipilih oleh DPRD Kepri nantinya.

Untuk diketahui, Nasir mendaftarkan diri untuk seleksi di Demokrat pada Kamis (19/5) lalu. Mantan Deputi Bidang Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhannas RI itu kini menjadi anggota Komisi Pengawas DPP Partai Demokrat.

Menurut Nasir, keputusannya untuk maju pada penjaringan bakal calon wakil gubernur ini tidak seketika dan tanpa perhitungan yang matang. Kata Nasir, tanpa banyak orang tahu, sebetulnya pada dua kali penyelenggaraan Pilkada Kepri sebelumnya, namanya sudah santer digaet sejumlah partai politik untuk ikut serta.

“Tapi, saya membaca situasi politik waktu itu. Dan saya merasa belum saatnya buat saya,” ujar Nasir saat itu.

Ia lahir dan tumbuh besar di Kabupaten Lingga dan Karimun.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, meminta jajarannya untuk mempercepat proses administrasi penetapan wakil gubernur (Wagub) Kepri. Tjahjo memberi ultimatum, proses ini harus beres paling lama dalam 1,5 bulan ke depan.

“Saya sudah minta Sekjen (Sekretaris Jenderal Kemendagri Yuswandi A Temenggung, red) untuk mempercepat proses administrasi wagub Kepri,” kata Tjahjo saat melantik pejabat eselon II Kemendagri, Jumat (2/9/2016) lalu. (muf/cr14)

Respon Anda?

komentar