Jangan Foto Saya, Nanti Guru dan Anak Saya Tahu

1000
Pesona Indonesia
Pasangan suami istri BD dan SS ditangkap BNNP Kepri dengan barang bukti 5,2 kg sabu menutup wajahnya saat ekspose di Markan BNNP Kepri di Nongsa, Senin (5/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Pasangan suami istri BD dan SS ditangkap BNNP Kepri dengan barang bukti 5,2 kg sabu menutup wajahnya saat ekspose di Markan BNNP Kepri di Nongsa, Senin (5/9/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Pasangan suami istri BD dan SS yang ditangkap BNNP Kepri setelah memasukkan narkoba jenis sabu seberat 5,2 kg ke Batam, menangis saat wartawan mengambil foto mereka di Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Senin (5/9/2016) siang.

Bahkan SS, Istri BD terlihat menangis sejadi-jadinya karena malu atas apa yang telah diperbuatnya.

“Jangan foto saya, bagaimana nanti kalau anak saya tau dan guru-gurunya di sekolah tau,” ungkap SS sambil menutup mukanya dengan menggunakan telapak tangannya.

Baca Juga: Pasangan Suami-Istri Ini Kompak Selundupkan 5,2 Kg Sabu ke Batam, Hukuman Mati Menanti Mereka

Semenatara itu, BD juga ikut menangis mencoba untuk menghentikan beberapa awak media yang mengambil foto dengan mengatakan istrinya itu tidak terlibat dalam kasus narkoba ini.

“Sudah, dia tidak tau apa-apa. Dia tidak bersalah,” ungkap BD sambil menenangkan istrinya.

BD dan SS ditangkap jajaran anggota BNNP Kepri setelah kedapatan memiliki narkotika jenis sabu seberat 5,2 kilogram.

Pasangan suami istri ini ditangkap di parkiran rumah makan yang berada di kawasana Baloi. Saat itu mereka sedang melakukan transaksi dengan anggota BNNP Kepri yang melakukan penyamaran.

Mereka menyembunyikan sabu itu ke dalam sebuah kantong plastik pencuci pakaian untuk mengelabui petugas. (eggi)

Respon Anda?

komentar