Jumlah Penumpang Pesawat dari Kepri Naik 36,10 Persen

359
Pesona Indonesia
Penumpang pesawat domestik mulai meningka di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Nongsa, Kamis (30/6/2016). Foto:Rezza Herdiyanto Untuk Batam Pos
Penumpang pesawat domestik mulai meningka di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Nongsa, Kamis (30/6/2016). Foto:Rezza Herdiyanto Untuk Batam Pos

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat adanya kenaikan jumlah penumpang pesawat dari seluruh bandar udara yang beroperasi di Kepri pada bulan Juli 2016. Diterakan bahwasanya jumlah kenaikan mencapai 36,10 persen bila dibandingkan bulan sebelumnya.

“Bisa jadi ini juga efek dari libur sekolah dan lebaran yang lumayan panjang,” kata Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, kemarin.

Sepanjang Juli 2016, jumlah penumpang yang bepergian dari Kepri menggunakan pesawat mencapai 343.670 orang atau naik 91.160 penumpang dibandingkan bulan sebelumnya. Pun bila dibandingkan dengan jumlah penumpang di bulan yang sama pada tahun sebelumnya, catatan tahun ini lebih tinggi. Pada Juli 2015, tercatat hanya 276.129 orang yang bepergian dari seluruh bandara yang ada di Kepri.

Kenaikan ini, sambung Panusunan, bisa jadi indikasi betapa pelayanan transportasi udara masih begitu diminati. Terlebih dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang mempunyai jadwal penerbangan domestik yang lumayan padat. “Juga ditunjang keberadaan maskapai low-fare yang melayani penerbangan domestik. Karena 55 persen itu didominasi penumpang dalam negeri,” ujarnya.

Lalu berapa jumlah penumpang yang tiba? Apakah sebanding? Berdasarkan data resmi BPS Kepri, sepanjang Juli 2016, tercatat sebanyak 280.045 orang tiba di seluruh bandara yang ada di Kepri. Meski lebih rendah dari jumlah penumpang yang pergi, jumlah ini masih terhitung mengalami kenaikan 31,36 persen dibandingkan bulan lalu yang jumlahnya sebanyak 213.181 orang.

“Kalau penumpang angkutan udara internasional yang berangkat di bulan Juli 2016, totalnya hanya mencapai 561 orang,” sebut Panusunan.

Angka-angka yang terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu ini menerbitkan asa tentang pembangunan pariwisata di Kepri. Sebagian besar yang datang memang untuk bekerja. “Tapi tidak menutup kemungkinan, di tahun-tahun depan, yang datang lebih didominasi wisatawan. Menyiapkan itu, tentu masih banyak pembenahan yang mesti dilakukan,” pungkas Panusunan. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar