Kehabisan Bekal, Turis Jerman Mengemis di Lampu Merah

542
Pesona Indonesia
Bule Jerman mengemis di lampu merah. (foto: jpg)
Bule Jerman mengemis di lampu merah. (foto: jpg)

batampos.co.id – Tidak semua wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali adalah orang berduit. Ada juga mereka yang nekat berlibur ke Pulau Dewata itu dengan modal pas-pasan.

Salah satunya adalah wisatawan asal Jerman, Benyamin (27). Benjamin kedapatan sedang meminta-minta di lampu merah Jalan Bypass Ir Soekarno–Hatta, Delod Peken, Tabanan, Minggu (4/9) sore.

“Saya menunggu kiriman uang dari keluarga saya di Jerman, karena belum sampai, terpaksa saya meminta-minta,” ungkapnya dikutip dari Radar Bali (Jawa Pos Group), Senin (5/9).

Menurutnya, dia sudah berada di TL Gerokgak sejak pukul 14.00 Wita. Berada di bawah terik mentari, tanpa payung dan pelindung apapun, Benyamin menunggu uluran bantuan dengan sabar dari pengguna jalan yang lewat.

“Saya sudah dua minggu di Bali,” imbuhnya.

Sementara ini, dia menginap di Mangga Bali Inn yang berada di Jalan Raya Legian Gang Mangga, Legian, Badung.

Sebelum ke Bali, dia sempat berwisata ke Jakarta. Tujuan awalnya dari Jerman memang ke Jakarta. Setelah puas berlibur ke Ibu Kota, dia meneruskan perjalannya ke Bali melalui jalur darat.

Tapi, rupanya, dia tidak memperhitungkan bekal yang dibawa. Baru seminggu di Bali, bekalnya sudah habis. Disatu sisi kiriman dari keluarganya belum datang.

“Katanya dikirim lewat Western Union, ternyata belum nyampe juga sampai sekarang,” terangnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tabanan, I Nyoman Gede Gunawan, mengatakan bahwa pihaknya belum mendapat informasi mengenai hal tersebut. Namun, dia akan berkoordinasi dengan Sat Pol PP untuk mengeceknya.

“Saya ajak telepon Satpol PP dulu,” ujarnya.

Gunawan menambahkan, apabila memang pria bule tersebut pengemis, maka pihaknya akan berkoordinasi juga dengan Kesbang dan Disdukcapik karena menyangkut orang asing. (ras/mus/fab/JPG)

Respon Anda?

komentar