Pelabuhan Dompak Sempurna Tahun 2017

668
Pesona Indonesia
Pelabuhan Dompak. foto:jailani/batampos
Pelabuhan Dompak. foto:jailani/batampos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Muramis mengatakan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang akan sempurna pada 2017 mendatang. Terkait ditundanya proses finishing pada Tahun Anggaran (TA) ini, merupakan dampak efesiensi anggaran yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Tidak tercapainya penerimaan negara, Kemenhub terpaksa melakukan efesien anggaran sebesar Rp 2 triliun. Imbasnya kepada Kepri adalah pada penyelesaian Pelabuhan Dompak,” ujar Muramis menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (4/9) di Hotel CK, Tanjungpinang.

Menurut Muramis, sebenarnya memang sudah ada dianggarkan lewat APBN 2016 untuk penyelesaian akhir pelabuhan. Akan tetepi, sampai Agustus kemarin tidak juga dilakukan proses lelang. Masih kata Muramis, Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang masuk dalam Kondisi Pelabuhan Dipakai (KPD).

“Secara fisik tidak banyak pekerjaan yang akan dilakukan di Pelabuhan Dompak. Karena tinggal tahapan penyelesaian akhir saja,” jelas mantan Kadishub Kota Batam tersebut.

Lebih lanjut katanya, dari sekian banyak proyek strategis Kementerian Perhubungan (Kemehub) khususnya bidang perhubungan laut, kegiatan yang ditunda pekerjannya hanya Pelabuhan Dompak dan Pelabuhan Tanjungmoco, Dompak. Sementara itu, kelanjutan pembangunan pelabuhan di Pulau Laut, Letung, Midai, Pulau Tiga, dan Malarko, Karimun terus berjalan.

“Harapan kita adalah pembangunan cepat selesai, sehingga memberikan manfaat kepada masyarakat. Tujuan lain dibalik pembangunan adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Disinggung mengenai tarik ulurnya proses administrasi lahan di kawasan seluas 5 hektak tersebut, Muramis mengatakan berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) diatas Rp5 miliar proses hibahnya harus melalui persetujuan DPRD Kepri. Ia juga meluruskan, ada mis komunikasi dalam persoalan ini.

“Kita tidak bisa melakukan keputusan secara sepihak. Karena memang harus melalui proses dan persetujuan dari DPRD Provinsi Kepri,” tegas Muramis.

Ditambahkannya, terkait persoalan ini pihaknya bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun juga sudah menyampaikan langsung kepada Panja Konektivitas Transportasi Laut dari Komisi V DPR RI di Graha Kepri, Batam, Jumat (2/9) lalu. Apalagi dalam rombongan tersebut, turut hadir Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub, Toni Sumarsono.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Dirjen Perbendaharaan Negara Provinsi Kepri, Didyk Choiroel mengatakan penyebab tidak terlaksana penyelesaian pembangunan Pelabuhan Dompak, Tanjungpinang adalah tidak tercapainya penerimaan negara. Sehingga konsekuensinya adalah penyesuaian kegiatan.

Memurut Didyk, langkah tersebut adalah untuk mencegah defisit negara terus melebar. Langkah strategis adalah melakukan penyesuaian. Memang sudah dianggar Rp 16 miliar, tetapi masih terjadi tarik ulur antara Pemprov dengan Kemenhub. Bisa jadi pertimbangan itu juga yang menyebabkan ditundanya penyelsaian pelabuhan tersebut.

“Ini memang satu kerugian bagi Kepri. Karena penyelesaian menjadi terhambat sampai tahun depan,” ujar Didyk.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar