Rasionaliasi APBD-P Kepri Rp 480 Miliar

299
Pesona Indonesia
Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin. foto:dok
Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin. foto:dok

batampos.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharudin mengatakan rasionaliasi pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kepri 2016 sekitar Rp 480 miliar. Sehingga diperkirakan kekuatan APBD P Kepri berkisar pada angka Rp2,7 triliun.

“Pada Pra APBD P Kepri antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri telah membahas beberapa poin penting untuk struktu APBD Kepri,” ujar Naharuddin menjawab pertanyaan wartawan, akhir pekan lalu di Tanjungpinang.

Dikatakannya juga, belum lama ini juga dilakukan pembahasan lanjutan dengan Banggar. Hanya saja, karena sedang mengikuti tahapan Seleksi Calon Sekda Kepri, dirinya tidak ambil bagian pada rapat tersebut. Ditegaskannya, pihaknya sedang menyelesaikan penyusunan draf KUA PPAS APBD P Kepri.

“Mudah-mudahan, pada pekan depan (Minggu ini, red) draf KUA PPAS APBD P Kepri sudah kami sampaikan kepada DPRD Kepri secara resmi,” papar Nahar.

Disebutkannya juga, pada pertemuan sebelumnya juga sudah dibahas mengenai kebutuhan daerah, baik itu untuk pembayaran gaji pegawai. Maupun terkait kewajiban kepada kabupaten/kota akan tetap dialokasikan dalam APBD Perubahan. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri juga sudah menyampaikan nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kepri.

“Memang penerimaan kita cendrung meningkat, tetapi berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat sangat mempengaruhi struktur APBD P nanti,” paparnya lagi.

Mantan Kadispenda Provinsi Kepri itu juga mengatakan, kebutuhan-kebutuhan utama pada APBD P nanti adalah menyangkut kewajiban atau kurang bayar, kewajiban pengentasan kemiskinan, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diterima Pemprov Kepri dari pemerintah pusat.

“Untuk menutupi defisit yang melebar, tentunya akan dilakukan penyesuaian secara menyeluruh di setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kepri,” tutup Nahar.

Seperti diketahui, APBD Kepri murni tahun 2016 adalah sebesar Rp 3.056 triliun. Dengan adanya rasionaliasi yang nilainya cukup pantastis, akan sangat mempengaruhi kegiatan pembangunan daerah. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar