Sebulan Baru Bebas Penjara, Pria Ini Kemudian Bunuh Diri

396
Pesona Indonesia

tkw-meninggal-ilustrasi-_110911115445-785batampos.co.id – Dedi Faisal, ditemukan tewas di Komplek Jaya Putra Blok C1 nomor 1 atau di Ruko PT.NES Travel, Minggu (4/9) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Pria 40 tahun ini tewas gantung diri menggunakan seutas kabel antena TV.

Kematian Dedi pertama kali diketahui keponakannya, Ratna Sari. Pagi itu, Ratna hendak membuka kantor, namun tak mendapatkan jawaban dari Dedi. Dedi diketahui menempati kantor travel tersebut.

“Biasanya setiap pagi yang membuka pintu om (Dedi). Pintu terkunci dari dalam, tetapi didobrak beberapa kali tidak ada jawaban,” ujar Sari di Mapolsek Batuampar.

Tak mendapatkan jawaban dari Dedi, Sari langsung menuju Seipanas atau kediaman pamannya, Herizal. Tujuannya mengambil duplikat kunci pintu ruko tersebut.

“Tapi duplikat kuncinya tak ada. Jadi saya balik lagi ke ruko. Ternyata kunci ruko, tergantung di pintu,” terang warga Tiban Indah Permai, Sekupang ini.

Sari menjelaskan ia terpaksa mendobrak pintu ruko untuk mendapatkan kunci. Hingga akhirnya, ia menemukan Dedi tewas tergantung di tengah ruangan.

“Pintunya saya congkel pakai kunci motor. Lalu saat berjalan ke belakang, om sudah tergantung,” jelasnya.

Menurut Sari, pamannya tersebut tak mempunyai masalah maupun riwayat sakit. Namun, sehari sebelum kematiannya, Dedi pamit untuk nongkrong bersama rekannya.

“Om itu orangnya senang-senang saja. Tidak ada masalah,” kata wanita 20 tahun ini.

Dia menjelaskan, pamannya menempati ruko tersebut pada bulan Agustus lalu. Dedi diketahui baru saja bebas dari Lapas Klas IIA Barelang karena tersandung kasus narkotika.

“Hukumannya enam tahun dan baru bebas. Dia sudah cerai dan memiliki tiga anak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Batuampar, AKP Kahardari membenarkan tewasnya Dedi. Dari pemeriksaan sementara, jasad Dedi tak ditemukan tanda kekerasan.

“Dugaan memang bunuh diri dan ditubuhnya tidak ada tanda kekerasan,” tegasnya.

Kahardani menambahkan saat ini jasad Dedi dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Kepri untuk menjalani autopsi. “Untuk kepastiannya kita tunggu hasil autopsi,” pungkasnya. (opi)

Respon Anda?

komentar