Kicauan Presiden Joko Widodo Saat Menghadiri KTT G-20 Hangzhou Cina

415
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo di acara G-20 di Hangzhou, Cina. Foto:@jokowi/twitter
Presiden Joko Widodo di acara G-20 di Hangzhou, Cina. Foto:@jokowi/twitter

batampos.co.id – Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi G-20, Hangzhou, Cina, Senin (5/9/2016).

Melalui akun twitternya @jokowi, sang presiden mengajak semua negara G-20 untuk menghindari kebijakan-kebijakan yang merugikan negara-negara berkembang.

“Di G20 minggu lalu saya pesan ke semua negara supaya bekerja sama menghindari kebijakan ekonomi yg merugikan,” tulis Jokowi.

“Jangan negara berkembang diminta hapus proteksi perdagangan, tp kebijakan negara maju rugikan negara berkembang,” tulisnya lagi.

Jokowi juga berkicau soal pemberantasan terorisme yang tidak mengedepankan penggunaan militer, tapi menggunakan cara-cara yang lebih lembut hingga tindakan keras.

“Saya jg mempertanyakan keampuhan pemberantasan terorisme dg kekuatan militer. Harusnya soft power & hard power,” tulisnya.

Ya, di KTT G-20 memang banyak hal yang disampaikan oleh Jokowi. Termasuk soal ide sistem perpajakan internasional dan pentingnyal kerja sama di bidang pemberantasan korupsi.

“Saya percaya G-20 harus memperkuat kerja sama terkait dengan antikorupsi juga,” ujar Presiden, seperti dilansir tempo.co.

Sebagai catatan, isu antikorupsi kerap disinggung dalam KTT G-20 beberapa tahun terakhir. Dalam KTT tahun ini, Cina sebagai tuan rumah pun berupaya mendorong semangat antikorupsi internasional ke tingkat yang lebih baik.

Dalam kurang-lebih tiga tahun terakhir, Cina telah menjalani hubungan kerja sama antikorupsi dengan 89 negara, salah satunya Indonesia. Hal itu terwujud dalam bentuk 44 perjanjian ekstradisi serta 57 perjanjian bantuan pidana dan peradilan. (nur/tempo)

 

Respon Anda?

komentar