Komplotan Curanmor ‘Loloskan’ Sepeda Motor Lewat Jembatan Barelang

527
Pesona Indonesia
Pelaku curanmor tertunduk sambil memegang motor sat ekspos di Mapolsek Bengkong, Rabu (24/8). F Dalil Harahap/Batam Pos
Pelaku curanmor tertunduk sambil memegang motor sat ekspos di Mapolsek Bengkong. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Sepeda motor hasil curian yang dijual ke Pulau Situngging, dan Pulau Buluh diketahu melalui pelabuhan tikus di Jambatan IV Barelang. Motor tersebut dijual dengan harga Rp 1-2 juta.

Baca juga:

Mantan Napi Ini Curi Puluhan Motor. Yang Merasa Kehilangan, Bisa Datangi Mapolsek

“Dari pelabuhan tikus itu dibawa ke pulau. Di sana (pulau) ada yang menampung,” ujar Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto, kemarin.

Seperti diketahui Jajaran Polsek Bengkong menangkap tiga tersangka pencurian sepeda motor di kawasan Punggur, Nongsa. Mereka yakni, Andi, Kasta Firmasnyah dan Vardi. Dari tangan tersang, polisi mengamankan 21 unit sepeda motor berbagai jenis.

Hendrianto menjelaskan, usai beraksi pelaku menyembunyikan motor tersebut di kawasan Barelang. Dan pada melam hari melakukan pengiriman ke beberapa pulau.

“Tersangka sendiri merupakan warga Setokok (Jembaran IV Barelang). Pengiriman dilakukan langsung oleh pelaku,” tuturnya.

Hendrianto menegaskan pihaknya masih melakukan pencarian terhadap penadah barang curian tersebut. “Sekarang cuaca masih buruk. Dan tidak memungkinkan menuju pulau,” paparnya.

Sementara itu, pengakuan Firmansyah, dari pencurian itu ia mendapatkan upah Rp 500 ribu. Pria 31 tahun ini juga mengaku merupakan resedivis kasus curanmor dan bebas 4 hari lalu.

“Saya baru bebas. Terpaksa mencuri lagi dan diajak teman,” ujarnya singkat

Seperti diberitakan sebelumnya, Jajaran Polsek Bengkong menangkap komplotan curanmor. Komplotan ini menjual hasil curiannya ke pulau di luar Batam. (opi)

Respon Anda?

komentar