Korlantas Mabes Polri Luncurkan Aplikasi Cegah Terjebak Macet

342
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Mudik online aman nyaman (MOAN), ini ialah sebuah aplikasi yang digagas oleh Korlantas mabes Polri.

Aplikasi tersebut akan terintegrasi dengan Dinas Perhubungan, rencana infrastruktur jalan, dan perencanaan lalu lintas saat arus mudik.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, harus ada gebrakan untuk mengantisipasi kemacetan yang terjadi di Indonesia.‎ Dia mengaku banyak hal yang menjadi faktor penyumbang kemacetan.

“Seperti bangun mal baru, buat rekomendasi‎, jangan sampai nanti pembangunan selesai dan malah makin macet,” kata dia saat acara rakornis dengan 500 dirlantas seluruh Indonesia beserta jajarannya di Ancol, Jakarta Utara, Senin (5/9).

Sementara itu Kakorlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto menerangkan, MOAN adalah aplikasi yang meng-input data seluruh pemudik di In‎donesia.  Dengan aplikasi tersebut, akan dideteksi jenis transportasi penggunanya.

“Jadi masyarakat bisa entry data, misalkan Jarot rumah Cileduk, akan mudik  2017 tanggal berapa, berangkatnya berapa orang, tujuan, kemudian kendaraan yang digunakan apa. Apakah kereta api, apa angkutan umum, atau pribadi. Nah, nanti akan tahu, berapa ribu orang ke Sol‎o, Semarang, Surabaya, dan sebagainya,” kata Agung.

Dalam waktu bersamaan, dengan data yang ada, akan ke luar prediksi informasi lalu lintas yang dilalui pemudik.

palimanan “Misalkan tujuan Yogyakarta, akan terjadi kepadatan jam sekian sampai jam sekian, kemudian bisa dibagi arus apabila ke Yogyakarta, mohon maaf saya haruskan melalui jalur selatan sehingga terpecah arusnya. Sehinga masyarakat tidak terjebak lagi,” tambah Agung.

Tak hanya itu, aplikasi ini juga bisa jadi bahan pengembang untuk membangun infrastruktur di Indonesia. Misalnya, warga DKI Jakarta ke Jawa Tengah, terdapat dua juta kendaraan dalam satu hari pada hari mudik. Data ini akan menggambarkan kepada pengembang, apa yang harus dipersiapkan dalam infrastrukturnya.

“Harapannya kalau sudah isi semua jelang Lebaran semua pihak sudah tahu situasinya seperti ini, berapa juta masyakat kita yang mudik dan tujuannya ke mana, menggunakan kendaraan apa, bagikan untuk mempermudah rekayasa lalu lintasnya,” jelas dia.

Agung juga mengungkapkan bahwa aplikasi MOAN akan seperti Waze. “‎Kami buatkan aplikasi yang mendekati Waze. Tapi Waze itu hanya kondisi jalan, sedangkan MOAN bisa diprediksi 10 km ke depan situasi seperti apa,” tandas Agung. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar