Lahir di Dabo, Pangarmabar Mengenang Masa Kecilnya

415
Pesona Indonesia
Bupati Lingga, Alias Wello menyambut Pangarmabar di Gedung Daerah. foto:Wijaya Satria/Batampos
Bupati Lingga, Alias Wello menyambut Pangarmabar di Gedung Daerah. foto:Wijaya Satria/Batampos

batampos.co.id – Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Aan Kurnia yang lahir di Dabo Singkep 51 tahun lalu, menyempatkan diri mengunjungi tanah kelahirannya dengan napak tilas ke sejumlah lokasi tempat tinggal dan bermainnya. Aan mengaku tinggal di Setajam, Dabo Singkep, karena orang tuanya sebagai pegawai PT Timah.

Dalam penyambutan kedatangan Pangarmabar tersebut, Pemkab Lingga menggelar sejulah prosesi adat Melayu. Laksda TNI Aan yang duduk bersanding bersama istri di pelaminan diberikan Tanjak kebesaran adat Melayu kepada Aan, serta Tudung Manto kepada istri.

“Saya dan kakak saya juga lahir di Dabo Singkep, kami tinggal di Setajam. Nanti saya mau ke sana,” kata Panglima penyandang dua bintang tersebut dalam sambutan pada acara penyambutan kedatangan dirinya di Gedung Daerah, Dabo Singkep, Senin (5/9) siang.

Aan mengingat pernah bermain di Gedung Daerah yang dahulunya adalah kediaman pimpinan PT Timah yang menjadi bos tempat orang tuanya berkerja. Setelah berumur lima tahun, Aan akhirnya kembali pindah ke Jakarta mengikuti orang tua yang juga berpindah tugas ke Jakarta.

selain itu, Aan menceritakan ada tempat hiburan, taman binatang, kolam renang, bowling dan lainnya di kawasan Wisma Timah yang dahulu adalah tempat karyawan PT Timah untuk menghilangkan lelah setelah penat bekerja. Dia juga mengenang ada beberapa toko yang baru berdiri pada saat itu.

“Saya minum air di sini, ari-ari saya juga ditanam di sini. Jadi Prioritas bagi saya untuk menjaga keamanan di perairan Lingga tempat saya lahir,” kata Aan disambut tepuk tangan meriah Bupati Lingga Alias Wello dan tamu undangan lainnya.

Ucapan Aan tersebut langsung ditujukan kepada Danlantamal IV Tanjungpinang yang turut hadir dalam kesempatan tersebut. Aan menyatakan agar keamanan di laut tetap dijaga supaya mempermudah laju perkembangan Kabupaten Tanah Bunda Melayu ini.

Sebelumnya, Bupati Lingga Alias Wello mengatakan seluruh Pemerintah Daerah yang ada di Indonesia semua bersaing ketat untuk menjadikan daerahnya sebagai kawasan maju dalam hal pembangunan dan taraf perekonomian masyarakat yang baik pula. Untuk itu Pemerintah Daerah terus berupaya mempromosikan daerahnya guna mengundang minat para investor untuk menanamkan modalnya di daerah tersebut.

“Namun jika investasi tidak diiringi dengan keamanan dan kenyamanan tentunya invenstor tidak akan berani menanamkan modalnya,” kata Bupati yang akrab disapa Awe.

Untuk itu Awe meminta kepada Laksda TNI Aan Kurnia agar terus memperhatikan daerah tempat kelahirannya agar dapat menjalin hubungan yang lebih baik sehingga terjaminlah keamanan di kawasan Tanah Bunda Melayu ini. Karena menurut Awe semakin banyaknya gangguan keamanan yang timbul dari orang yang tidak bertanggungjawab. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar