Saksi Ahli Asal Australia yang Meringankan Jessica Diamankan Imigrasi Atas Laporan Jaksa

521
Pesona Indonesia
Ahli patolog forensik dari Universitas Queensland, Australia, Beng Beng Ong pada persidangan atas Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Foto: Ricardo/JPNN.Com
Ahli patolog forensik dari Universitas Queensland, Australia, Beng Beng Ong pada persidangan atas Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Foto: Ricardo/JPNN.Com

batampos.co.id – Berbagai kalangan, khususnya kubu Jessica mempertanyakan penahanan ahli patologi forensik dari Universitas Queensland, Beng Beng Ong, Selasa (6/9/2016).

Beng Ong yang sempat dihadirkan sebagai ahli pada persidangan atas Jessica Kumala Wongso, itu diamankan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM saat hendak meninggalkan Indonesia menuju Singapura.

Dirjen Imigrasi, Ronny F Sompie mengatakan, penangkapan Beng Ong bermula dari pengaduan jaksa yang menangani perkara Jessica. Tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mencurigai Beng Ong melanggar aturan keimigrasian terkait visa kunjungannya ke Indonesia.

“Berkaitan dengan apa yang dikeluhkan jaksa, kami melakukan pengawasan keimigrasian dan kami tugaskan kepala imigrasi Jakpus untuk kasus ini,” kata Ronny.

Mantan juru bicara Mabes Polri itu menambahkan, saat ini Beng Ong masih dalam pemeriksaan imigrasi. Karenanya, Beng Ong sudah diboyong ke kantor imigrasi Jakpus.

‎”Tadi pagi yang bersangkutan mau ke Singapura dan kami periksa visanya. Namun ini sudah selesai atau belum saya harus cek dulu ke Imigrasi ke Jakpus,” singkat dia.

Sebelumnya, jaksa mempersoalkan status Beng Ong yang dihadirkan oleh tim penasihat hukum Jessica pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Sebab, mestinya Beng Ong mengantongi visa khusus dan bukan sekadar visa kunjungan biasa.

Kepala Imigrasi Jakarta Pusat Tato Juliadin Hidayawan membenarkan bahwa Patolog Forensik Universitas Queensland, Beng Beng Ong, diamankan pihaknya, Selasa (6/9/2016) sekitar pukul 04.30 WIB.

“Yang bersangkutan kami amankan terkait aturan keimigrasian,” kata dia saat ditemui di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Menurutnya, Beng Ong diduga menyalahgunakan visanya saat mendatangi Jakarta.

Beng Ong seharusnya menggunakan visa terbatas bukan menggunakan visa kunjungan. “Jadi kami amankan untuk dimintai keterangan,” kata Tato. (mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar