Saksi Ahli Asal Australia yang Meringankan Jessica Diamankan Imigrasi Saat Hendak ke Singapura

434
Pesona Indonesia
Ahli patolog forensik dari Universitas Queensland, Australia, Beng Beng Ong pada persidangan atas Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Foto: Ricardo/JPNN.Com
Ahli patolog forensik dari Universitas Queensland, Australia, Beng Beng Ong pada persidangan atas Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016). Foto: Ricardo/JPNN.Com

batampos.co.id – Imigrasi mengamankan ahli Patologi Forensik dari Universitas Queensland, Beng Beng Ong, yang sebelumnya bersaksi meringankan Jessica Kumala Wongso, terdakwa atas pembunuhan Wayan Mirna. Beng-beng diamankan saat hendak bertolak ke Singapura, Selasa (6/9/2016) pagi.

Beng Beng diduga menyalahi aturan soal keimigrasian. “Dimintai keterangan soal keberadaan visa yang dipakainya,” ujar Kabag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Heru Santoso, seperti dilansir JPNN, Selasa (6/9/2016).

Saat bersaksi di persidangan Jessica, Senin (5/9/2016), Beng mengaku memang menggunakan visa kunjungan bersaksi di PN Jakarta Pusat.

Saat ditanya apakah pengamanan Beng karena menggunakan visa kunjungan, Heru belum bersedia menjelaskan.

“Belum ada hasilnya, masih diperiksa. Saya belum bisa bicara banyak,” beber dia.

‎Menurut dia, Beng tengah diperiksa secara intensif oleh Imigrasi. “Yang bersangkutan masih dimintai keterangannya di Imigrasi Jakarta Pusat‎,” tandas Heru.

Sementara itu, Kepala Imigrasi Jakarta Pusat, Tato Juliadin Hidayawan mengatakan, ‎Patolog Forensik Universitas Queenslan itu tidak menjelaskan maksud kedatangannya kepada pihak Imigrasi saat tiba Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

“Kalau namanya orang asing datang paling mereka berbicara mau ngapain, wisata atau gimana. Petugas imigrasi Soetta, menerangka yang bersangkutan (Beng Ong) tidak menjelaskan kedatangannya ke sini,” kata dia saat ditemui di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2016).

‎Dia menerangkan, saat ini, Beng dalam pemeriksaan intensif. Sejauh ini, dia masih ragu untuk menentukan apakah pria yang menjadi saksi ahli meringankan Jessica Kumala Wongso itu, melanggar aturan keimigrasian atau tidak.

“Kami belum bisa mengeluarkan statement yang bersangkutan salah atau tidak. Sementara masih didalami,” kata dia.

“Dugaannya pelanggaran visa, tapi kan belum ada buktinya. Salah atau tidaknya sedang dalam proses pendalaman,” pungkas dia. (Mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar