Angka Wisatawan Menurun di Tiga Pintu Masuk Utama Kepri

410
Pesona Indonesia
Turis asal Korea Selatan berpose dengan latarbelakang "Welcome to Batam" di Batam Centre. Foto: Dalil harahap/batampos
Turis asal Korea Selatan berpose dengan latarbelakang “Welcome to Batam” di Batam Centre. Foto: Dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau mencatat, terjadi penurunan angka masuk wisatawan mancanegara pada tiga pintu masuk utama sepanjang bulan Juli 2016. Pintu masuk Tanjungpinang terjadi penurunan sebesar 12,59 persen dan pintu masuk Bintan terjadi penurunan sebesar 35,02 persen.

“Ada pun pintu masuk di Kota Batam penurunannya sampai 14,52 persen,” sebut Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar, kemarin.

Persentase Kota Batam sepintas kecil. Tapi bila dibandingkan dalam satuan jumlah, maka setidaknya telah terjadi penurunan kunjungan sebanyak 17.606 jiwa hanya dalam kurun sebulan. Sedangkan di Bintan setingkat lebih rendah dari Batam dengan penurunan kedatangan wisman mencapai 11.076 wisman. Ada pun penurunan di Tanjungpinang hanya 998 wisman saja.

Menariknya, ketika tiga pintu masuk utama tersebut mengalami penurunan, hal sebaliknya terjadi di Karimun. Pada bulan yang sama, wisman yang datang ke Karimun meningkat sebanyak 46,11 persen atau mencapai 2.398 jiwa dari jumlah kunjungan pada bulan sebelumnya.

“Ini sebaiknya juga menjadi perhatian bersama untuk mencermati dan mencari tahu dibalik penyebab turunnya jumlah wisman di bulan ketujuh lalu,” kata Panusunan. Dengan begitu harapannya di bulan-bulan mendatang bisa terus melakukan perbaikan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

Sementara itu, secara keseluruhan, BPS Kepri mencatat kunjungan wisman pada Juli 2016 ini berjumlah total 138.567 kunjungan. Yang mana mengalami penurunan sebesar 16,45 persen dibandingkan jumlah wisman pada bulan sebelumnya. Dimana pada Juni 2016, tercatat kunjungan wisman mencapai 165.489 kunjungan.

“Dan jika dibandingkan dengan Juli tahun lalu pun, Juli 2016 ini mengalami penurunan sebesar 8,82 persen,” pungkas Panusunan. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar